GUS DUR OPTIMIS

GUGATAN MA MENANG

“saya kan dulu sudah dua kali menang di MA melawan Matori abdul jalil dan alwi shihab, jadi ya pasti menang juga kali ini”

Jombang-AWAS !!

Kendati Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/6) telah memutuskan untuk memenangkan sebagian gugatan Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, akan tetapi KH.Abdurahman Wahid tetap naik banding dan meminta Mahkamah Agung menjatuhkan sanksi pada hakim Pengadilam Negeri jakarta selatan yang dinilai salah memberikan putusan dalam kasus gugatan PKB kubu Muhaimin Iskandar. “saya pasti menang dalam gugatan di MA nanti” katanya saat ditemui pada acara Haul KH. Bisri Syansuri Denanyar Jombang.

Keoptimisannya gusdur dalam memenangkan gugatan di MA pasalnya merasa yang pantas untuk memimpin PKB dan syah secara hukum “ saya kan dulu sudah dua kali menang di MA melawan Matori abdul jalil dan alwi shihab, jadi ya pasti menang juga kali ini” ujarnya dengan nada optimis menang.

Dari kekalahan PKB kubu gusdur di pengadilan juga berdampak pada daerah jombang, pasalnya KPUD Jombang tidak meloloskan pasangan Mundjidah-Iksan (MUJI), dalami pesta demokrasi pilkada jombang pada 23 Juli 2008 mendatang, “itu nanti saja, menunggu putusan MA dulu” kata gusdur dengan singkat.

Hal tersebut juga dialami Calon Gubernur (Cagub) jawatimur pasangan Achsan (Ahcmadi-Suhartono) yang juga berangkat dari PKB, membuat presentase suaranya paling akhir akibat konflik internal yang berlarut “kita masih pembenahan internal partai”, ungkap Achmadi. Orang yang pernah nomor satu di mojokerto ini juga mengatakan dalam kampanye nanti dirinya akan terjun kebawah secara langsung kepada masyarakat untuk menggaet dukungan masyarakat, “program kita dalam kampanye lebih banyak baksos, untuk dapat menyapa masyarakat secara langsung”, ujarnya sembari berjalan menuju arah mobilnya.

Baca Juga  Pelayan Kafe Cabuli Gadis Ingusan di SPBU Perak

Sementara itu, dalam acara Haul Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang tidak di hadiri oleh Halim Iskandar yang kediamannya masih satu lokasi dengan acara tersebut, sehingga menimbulkan pertanyaan ketidak hadirannya. “saya tidak tahu kenapa Pak halim tidak hadir, mungkin beliau sibuk, kan calon bupati”, ujar salah satu panitia. (zen)

Komentar