oleh

PASANGAN NYONO-HALIM JANJIKAN PETANI SEJAHTERA

Jombang
Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati mulai melakukan gerilya dengan melakukan mobilisasi massa secara besar-besaran, dihari pertama kampanye pilkada Jombang kemarin.
Ketiga pasangan itu diantaranya, Nyono Suharli-Halim Iskandar (Nyono-Halim), Suharto-Mujib Mustain (Harum) dan Suyanto-Widjono (ToNo). Mereka melakukan kampanye di lokasi berbeda sesuai yang dietepkan KPUD setempat. Pasangan Harum hanya memanfaatkan road show (keliling) di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Tembelang, Ploso, Ngusikan, Kabuh, Plandaan, dan Megaluh. untuk pasangan ToNo memulai kampanyenya di wilayah Kecamatan Bareng.
Sedangkan pasangan Nyono Suharli-Halim Iskandar (Nyono-Halim), melakukan kampanye massa secara terbuka di lapangan Watugaluh Diwek Jombang. Sekitar seribu orang memadati lapangan tersebut. ’’Jangan lupa coblos nomor satu, pasangan Nyono-Halim tanggal 23 juli mendatang,” teriak salah satu tim kampanye.
Dalam sambutannya, Halim berjanji akan menyejahterakan para petani dan berencana untuk membuat pabrik gula. Menyusul keluhan petani atas rendahnya rendemen di dua PG yang ada di Jombang. ’’Insya Allah jika kami nanti terpilih, pupuk menjadi murah, dan rendemen akan tinggi setelah pabrik gula baru kita bangun nanti,” katanya Halim kepada salah satu massa pendukungnya yang dipersilahkan untuk naik ke panggung.
Sementara pasangan Suyanto – Widjono Soeparno (ToNo) juga menggelar kampanye dengan bentuk serupa. Pasangan yang diusung partai tunggal PDIP itu juga melakukan silaturahim ke rumah-rumah warga. Secara terpisah, Suyanto dan Widjono berkeliling di sejumlah desa di Kecamatan Bareng dan Wonosalam, yang menjadi basis Suyanto.
Puncak kampanye pasangan ToNo, mereka berkumpul di lapangan Desa Tebel Kecamatan Bareng, dengan menggelar pangungg terbuka. Kesempatan bertemu ribuan kadernya ini dimanfaatkan ToNo untuk menyampaikan beberapa janjinya. Salah satunya, perbaikan menyeluruh terhadap sejumlah program yang dijalankan dalam kurun waktu lima tahun lalu. ’’Kami akan teruskan program yang telah kami lakukan. Karena pernah menjabat sebagai bupati, saya tahu apa yang harus kami lakukan untuk Jombang yang lebih baik,’’ ujar Suyanto.
Dalam kesempatan itu, Widjono juga sempat mempromosikan ketokohan Suyanto saat menjabat sebagai bupati periode 2003 – 2008 lalu. Berbekal jabatan Sekretaris Daerah (Sekdakab) yang pernah ia duduki sebelumnya, ia menjamin jika Suyanto layak untuk dipilih kembali menjadi orang nomor satu di Jombang dalam pilkada tanggal 23 Juli nanti. ’’Saya paling tahu beliau, dan alasan saya kenapa mau digandeng, karena Pak Yanto memiliki komitmen terhadap wong cilik,’’ ujar Widjono, adik kandung Gubernur Jawa Timur, Imam Oetomo itu.
Berbeda dengan dua pasangan sebelumnya. Pasangan Soeharto Mudjib Mustain (Harum) lebih memilih untuk melakukan road show di wilayah utara Jombang, tanpa menggelar panggung terbuka. Sedikitnya lima mobil tim sukses mengiringi perjalanan Harum melintasi sejumlah jalur utama di enam kecamatan, yakni Kecamatan Tembelang, Ploso, Ngusikan, Kabuh, Plandaan, dan Megaluh.
Dengan berbekal pengeras suara, Soeharto dan Mudjib mengajak warga untuk memenangkan pasangan yang diusung Partai Demokrat dan sepuluh partai gurem itu. Kampanye model ini dilakukan Harum hingga sore hari dan berakhir sekretariat tim pemenangan mereka di Kecamatan Jombang Kota (ZEN)

Komentar