oleh

SBY LARANG ARTIS VULGAR MASUK ISTANA

Dewi Persik yang terkenal dengan penampilan Vulgar, saat tampil acara musik Dangdut di Jakarta./ Foto.JP

Jakarta – Pencekalan terhadap para artis seronok dan vulgar sepertinya masih akan terus berlanjut. Para artis tersebut diharamkan tampil di Istana Negara. Hal ini disampaikan oleh SBY dalam sebuah dialog di Hotel Paray Pangkal Pinang, Minggu (3/8) lalu.
SBY menuturkan, artis-artis seronok dan vulgar dilarang memasuki Istana. Ini terkait dengan maraknya sensualitas di panggung-panggung dan layar kaca oleh sejumlah artis belakangan ini..


Juru bicara Presiden Andy Malarangeng saat berbicara disalah tayangan TV swasta menuturkan, “Istana tepatnya untuk hal-hal yang baik dan tidak menimbulkan kontroversi. Ada tempat atau panggung lain bagi para artis untuk melakukan kontroversi.”
Pernyataan sang pemimpin negara ini adalah wujud kegelisahannya atas begitu maraknya penampilan seronok yang dilakukan para artis di sejumlah daerah hingga berbuntut pencekalan, terutama yang telah banyak dialami oleh Dewi Persik.
Pencekalan ini, salah satunya, ditujukan kepada penyanyi dangdut Dewi Persik (22). Ini karena “aduhainya” tampilan dan sensualitas goyangan penyanyi yang terkenal dengan goyang gergajinya tersebut.
Menanggapi hal ini, Dewi bersikap santai dan tenang. Menurutnya, dia adalah seorang yang fleksibel. “Meski saya doyan mengumbar kemolekan tubuh lewat goyangan erotis dan pakaian minim, saya tetap akan menyesuaikan diri jika mendapat undangan ke Istana”, katanya.
Perempuan yang pernah digosipkan menjalin hubungan dengan Aldy Taher ini siap jika dirinya akan dicekal untuk tampil dengan aksi panggungnya yang khas.
Serentetan pencekalan bahkan pelecehan pernah dialamatkan kepada mantan istri Syaiful Jamil ini. Beberapa waktu lalu, walikota Tangerang mencekal aksi dan dandanan Dewi Persik serta memblokade janda muda ini untuk tidak melakukan “rangsangan” di wilayah kekuasaan sang walikota.
Kasus lain, pada penutupan Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bali, Minggu (20/7) lalu, Dewi Persik emoh ketika disuruh telanjang di hadapan para khalayak. Adalah pengusaha kondang Sandiago S Uno yang telah melakukan pelecehan seksual tersebut. pada media cetak yang lainnya, Dewi juga mengaku bahwa permintaan itu telah merendahkan harga dirinya. “Jangan menilai orang dari pakaian, dong! Lagian kalau tampil, saya juga masih dalam batas-batas yang sopan kok,” ungkapnya.
Namun, tak hanya Dewi Persik dan Penyanyi dangdut berpenampilan seronok yang dicekal oleh SBY untuk masuk ke Istana, grup band kawakan yang bermarkas di Gang Potlot, Slank, juga mendapat sorotan dari SBY. Menurutnya, penampilan para personil Slank dengan sering tidak memakai kaos saat tampil di atas panggung juga merupakan tindakan seronok. Mereka (personil Slank, red) dinilai tidak menghayati kaedah budaya bangsa Indonesia.
Bisa jadi pencekalan terhadap grup yang digawangi oleh Bim-Bim dan Kaka ini lantaran judul lagu Slank yang pernah menjadi single beberapa waktu lalu, yakni SBY (Sosial Betawi Yoi…). Entah apa, mengapa, dan bagaimana, bisa jadi, di pintu masuk Istana Negara akan ada plang bertuliskan: Artis Seronok/Vulgar? Iiiiihhhh,… Gak Banget!!!. (zen/jp)

Baca Juga  Warga Keluhkan Bau Busuk Pabrik Pupuk Organik di Jombang

Komentar