oleh

Jelang Akhir Tahun, PAD Kabupaten Madiun Baru 74 persen

Madiun, Jurnaljatim.com
Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 di Kabupaten Madiun baru mencapai 74,63 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 242 miliar.
Data Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) setempat mencatat, hingga tanggal 30 Oktober 2017, PAD Kabupaten Madiun baru mencapai Rp180 miliar dari target Rp 242 miliar, atau baru tercapai 74,63 persen.
“PAD tersebut berasal dari sektor pajak daerah, pajak galian C, retribusi daerah, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu, dan lainnya,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Madiun Indra Setyawan, kepada wartawan, Jumat (10/11/2017).
Dengan capaian tersebut, pihaknya masih harus mengejar kekurangan sebesar Rp 62 miliar hingga akhir tahun nanti untuk memenuhi target. Indra mengaku pihakya dan dan jajarannya selama ini telah melakukan evaluasi, intensifikasi, dan rekonsiliasi.
Data Bapenda setempat menyebutkan, realisasi retribusi jasa umum belum maksimal. Di antaranya retribusi pelayanan kesehatan RSUD yang baru terealisasi 64 persen dan retribusi pelayanan kesehatan puskesmas baru terealisasi 61 persen.
Kemudian retribusi pelayanan pasar dan kios juga baru terealisasi 68 persen dan realisasi paling rendah adalah retribusi penanggulangan kebakaran yang baru tercapai 10 persen.
“Diharapkan, pada akhir tahun nanti ada peningkatan hingga dapat mencapai 100 persen dari target,” kata dia.
Meski tergolong susah untuk mencapai target PAD tahun 2017 hingga 100 persen, pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin di sisa beberapa hari menjelang akhir tahun ini untuk melakukan peningkatan. (ant/jur)

Komentar