oleh

Polres Kediri Sita 44 Sepeda Motor Knalpot Bronk

Kapolresta Kediri menunjukkan barang bukti sitaan.
Kediri, Jurnaljatim.com
Operasi Sikat II Semeru 2017 yang digelar Polres Kota Kediri mulai 11-20 Desember 2017 berhasil menindak sejumlah pelanggaran hukum. Polisi juga menyita barang buktinya.
Kapolres Kota Kediri, AKBP Anthon Haryadi mengungkapkan, pada tindakan lalulintas, pihaknya berhasil mengamankan puluhan kendaraan yang memakai knalpot bronk.
“Sebanyak 44 kendaraan knalpot bronk ditahan dan ditilang. Setelah tilang diselesaikan kendaraan bisa diambil dengan syarat knalpot harus dikembalikan seperti semula atau bawaannya yang standart,” kata Kapolres dalam rilisnya kepada wartawan di Mapolresta setempat, Jumat (29/12/2017) sore.
Terkait peredaran Miras (Minuman Keras) di wilayah hukumnya masih cukup tinggi. Petugas berhasil mengungkap sebanyak 39 kasus miras dengan berbagai jenis dan merk.
“Rinciannya sebanyak 140 botol arak jowo, 107 miras merk kuntul, 19 botol miras merk vodka, 12 botol bir, 3 botol miras merk mansion dan 4 botol miras jenis anggur,” rincinya.
Tak hanya itu, untuk kasus Curat (Pencurian dengan pemberatan) sebanyak dua kasus, kemudian Ranmor (Pencurian Kendaraan motor) sebanyak dua kasus, Narkoba delapan kasus dan satu kasus premanisme.
“Kami mengamankan 53 orang tersangka dengan 14 orang tersangka pidana umum dan 39 tipiring,” terang Kapolres.
Ia mengungkapkan, sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya tiga unit sepeda motor, 1 unit sepeda angin, 9 unit ponsel dan 0,81 gram sabu sabu serta 2.765 butir pil Dobel L.
Kapolres menambahkan, pihaknya terus akan melakukan operasi terlebih menjelang pergantian malam tahun baru ini. Razia terutama pada kendaraan yang tak memenuhi standar aslinya. (jur)

Komentar