oleh

Prasasti Wisata Mruwak Dagangan

Madiun, Jurnaljatim.com
Desa Mruwak salah satu dari 17 Desa lain di wilayah Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun yang mempunyai obyek wisata tentang sejarah kerajaan tempo dulu. Diantara obyek wisata itu ada prasasti Mruwak, Wanawisata Watu Gilang dan telaga Urung.
Di Desa yang penduduknya kebanyakan petani itu banyak ditemukan batu prasasti yang bertuliskan dengan bahasa Sansekerta. Situs cagar budaya prasasti Mruwak merupakan peninggalan kerajaan Kediri yang dipimpin Jayakatwang pada tahun 1292. Prasasti itu sendiri merupakan tapal batas kerajaan di masa itu.
Untuk Prasasti Mruwak sendiri telah terdaftar di Dinas Pariwasata Kabupaten Madiun dan juga di situs cagar budaya di Trowulan Mojokerto.
Menurut kades Mruwak, Ndaru Cahyo Widodo, untuk prasasti tersebut telah di kunjungi oleh mahasiswa UGM Jogjakarta untuk penelitian Arkeolog dan Cagar budaya.
“Kedepannya, tempat wisata yang ada di desa Mruwak semakin maju dan banyak wisatawan yang datang,” katanya.
Sementara itu, untuk Wana wisata Watu Gilang sendiri berada di tengah hutan. Untuk menuju lokasi itu, harus menyusuri persawahan dan sembari menikmati pemandangan eksotis selama dalam perjalanan. Sebab, jalan yang menuju ke wanawisata itu berkelok kelok dan dilalui dengan jalan setapak.
“Saat ini wisata masih alami. Karena medannya cukup menarik, kebanyakan digunakan ajang motor cross/ motor trail,” tandas Kades.
Kedepannya, untuk menarik pengunjung wisata, pihaknya akan memperbaiki jalan akses menuju lokasi wisata tersebut.
“Untuk akses utama ke wana wisata Watu Gilang, kita akan memperbaiki jalan tersebut di tahun 2018, sehingga akses jalan mudah di lalui bagi para wisatawan,”ujarnya. (Gus/jur)

Komentar