oleh

Jabatan Gus Wakhid Habis, Humas Pemkab Nganjuk Pastikan Sekda Jabat Pelaksana Harian

Nganjuk, Jurnaljatim.com – Abdul Wachid Badrus, Pelaksana tugas Bupati Nganjuk telah memasuki masa pensiun jabatannya mulai hari ini, 16 April 2018. Berakhirnya masa jabatan pengganti Bupati Taufiqurrahman yang terjaring OTT KPK kasus suap jual beli jabatan itu ditandai dengan acara pelepasan jabatan yang dilaksanakan di Pemkab Nganjuk, Senin (16/4/2018).

Hadir dalam acara pelepasan itu, diantaranya Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Winata, Komandan Kodim 0810 Nganjuk, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan Negeri Nganjuk, seluruh Forpimda serta para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Nganjuk.

Kepala Bagian Humas Pemkab Nganjuk, Agus Irianto mengatakan, kegiatan pelepasan Abdul Wachid telah dilakukan seiring dengan habis masa jabatannya sebagai Plt Bupati Nganjuk.

Agus mengatakan, seperti pada umumnya, kekosongan kursi Bupati Nganjuk akan diisi oleh penjabat (Pjs) sementara, yang ditunjuk oleh Gubernur Jawa Timur. Dia berasal dari pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jawa Timur.

Namun, hingga masa jabatan pelaksana tugas berakhir, pihak Pemkab belum mendapatkan petunjuk pejabat sementara Bupati Nganjuk. “Hingga hari ini belum (PJs) yang ditunjuk. Dan itu menjadi hak preogratif Gubernur,” ujar Agus Irianto dihubungi melalui ponselnya, Senin sore.

Agus menjelaskan, Pemprop Jatim saat ini sedang mengatur jadwal penunjukan secara serentak beberapa pj bupati/walikota di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Nganjuk, yang kebetulan sama-sama sedang menggelar pilkada dan kepala daerahnya harus cuti.

Karena belum ada Pjs yang ditunjuk, menurut Agus, biar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kabupaten Nganjuk, maka akan menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pelaksana harian.

“Saat ini kami masih menunggu SK Pelaksana Harian (Plh). Dan Insya Allah besok (17/4/2018) sudah ada SK nya dari Gubernur,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Abdul Wachid Badrus atau akrab disapa gus Wachid menjabat sebagai Wakil Bupati Nganjuk mendampingi mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman sejak tahun 2008 hingga tahun 2017. Jabatan Wabup didudukinya selama 9 tahun.

Gus Wachid kemudian ditunjuk oleh Gubernur Soekarwo menjadi Plt Bupati Nganjuk (27/9/2017) hingga masa berakhir jabatannya (16/4/2018). Gus Wachid menggantikan Taufiqurrahman yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap oleh KPK pada (26/9/2017) lalu, sehingga diberhentikan dari jabatan Bupati Nganjuk. (zen/jur)

Berita Lainnya