oleh

43 ASN Pemkot Madiun Pensiun Tidak Mengganggu Roda Pemerintahan

Madiun, Jurnaljatim.com – Ada sekitar 43 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun akan memasuki usia pensiun Juli dan September mendatang. Namun,itu tidak menggangu pelayanan di pemerintahan kota setempat.

‘’Pensiun merupakan hal biasa yang pasti akan dilalui. Instansi pemerintah merupakan sebuah sistem yang pastinya akan terus berjalan secara optimal,’’ kata walikota saat Apel sekaligus penyerahan SK pensiun di halaman Balikota, Senin (14/5/2018).

Walikota memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan menurun. Artinya, tetap maksimal. Sebab, pekerjaan dan tugas ke 43 ASN yang menjelang pensiun tersebut sudah tercover dengan pejabat lain. Apalagi, kekurangan tenaga ASN bukan kali ini saja.

Sebaliknya, belum ada rekrutmen lima tahun terakhir. Ini bukan hanya di Pemkot Madiun. Namun, diseluruh daerah di tanah air.

‘’Jumlah ASN di Kota Madiun memang kurang dari jumlah ideal. Tetapi prinsipnya pemkot mengupayakan pelayanan semaksimal mungkin,’’ ujarnya.

Masalah kekurangan ini sudah disampaikan kepada pemerintah pusat. Gayung bersambut, pemerintah pusat berencana mengadakan rekrutmen ASN tahun ini. Namun, semua proses dilakukan pemerintah pusat. Pemkot hanya mengusulkan dan menerima hasil rekrutmen. Walikota mengimbau masyarakat aktif mengakses informasi dari kementerian terkait.

‘’Semua harus sesuai aturan. Silahkan ikuti aturan yang berlaku dari kementerian terkait,’’ tegasnya.

Walikota berharap puluhan ASN yang bakal pensiun tersebut terus mengabdi kendati telah purna tugas. Paling tidak berbakti kepada masyarakat dilingkungan masing-masing. Menjadi panutan dan tuntunan.

Sedang, kepada ASN yang masih aktif, diharap semakin bersemangat. Menjadikan 43 yang bakal pensiun ini sebagai suri teladan. Sebab, mereka tercatat tidak pernah bertindak diluar aturan selama bertugas.

‘’Bagi yang masih bertugas, tetap semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ini merupakan kesempatan berbakti kepada negara dan masyarakat,’’ pungkasnya. (diskominfo)

Berita Lainnya