oleh

50 Calon Haji Tulungagung Tahun 2018 Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Tulungagung, jurnaljatim.com – Sebanyak 50 calon haji (calhaj) yang terdaftar di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2018 ini.

Sebab, para Calhaj itu belum melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Jumlah calon jamaah haji yang terdaftar 977 orang. Dipastikan jumlah ini menyusut,” kata Imron Rosadi, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Tulungagung, Rabu (23/5/2018).

Sejumlah faktor yang menyebabkan calhaj gagal/melunasi BPIH, kata Imron, antara lain adalah calhaj bersangkutan meninggal dunia, sakit, maupun belum siap melakukan pelunasan.

“Alasannya macam-macam. Tapi paling banyak karena tiga hal di atas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, bagi calhaj yang tidak bisa melunasi BPIH tahap pertama dipastikan tidak bisa berangkat tahun ini. Konsekuensinya, nama mereka akan dimasukkan dalam daftar calhaj tahun depan.

Melihat aturan yang berlaku, pelunasan biaya haji tahap pertama diperuntukkan bagi dua kategori calon jamaah saja. Pertama, jamaah haji yang melunasi BPIH pada tahun 2017 dan menunda keberangkatannya dan kedua bagi jamaah yang masuk dalam kuota haji tahun 2018, yang belum pernah berhaji, dan telah berusia 18 tahun atau sudah menikah.

“Jadi memang ada pelunasan BPIH tahap kedua tapi itu untuk calhaj penggabungan, lansia, calhaj yang sudah pernah haji dan lainnya, sehingga kuotanya sudah lain lagi,? tuturnya.

Imron menambahkan, dengan kondisi ini pihaknya kembali menyerahkan kuota 50 CJH asal Tulungagung tersebut ke Kemenag Jawa Timur, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. (ant/jur)

Berita Lainnya