oleh

Kejadian Wanita Bercadar Tidak Boleh Naik Bus Adalah Hoax, Ini Penjelasan Polres Tulungagung

Tulungagung, jurnaljatim.com – Polres Tulungagung memberikan klarifikasi, terkait isu seorang perempuan bercadar yang disebut diusir saat naik bus.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, S.I.K melalui Kasubag Humas, Iptu Sumaji, SH menegaskan, bahwa berita tersebut adalah hoax.

Wanita yang ada dalam video bernama Sofia Arina Nanasikana Ramadhan, Alamat Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.

Sofia masih duduk di kelas VIII SMP dan mengaku sebagai santri di Pondok Pesantren Darusalam Kampungdalem, Tulungagung.

Sekitar jam Jam 08.00 WIB, Senin (14/5/2018) Sofia duduk di tangga depan pagar tempat tunggu penumpang Terminal Gayatri.

Ia berada di samping jalur bus patas jurusan Surabaya selama 20 menit, sambil membawa tas dan memainkan jari-jemarinya.

Masyarakat yang melihat hal tersebut melaporkan ke petugas Kemenhub Terminal Gayatri. Selanjutnya, Oleh petugas Terminal Gayatri, Sofia diajak naik ke tempat tunggu penumpang.

Setelah 15 menit kemudian Sofia naik ke Bus Bagong Jurusan Trenggalek. Ketika didalam bus penumpang bus ada yang khawatir, karena trauma peristiwa bom di Surabaya.

Penumpang meminta petugas Terminal Gayatri untuk menanyakan identitas Sofia. Namun saat ditanyai, Sofia hanya terdiam dan tidak menunjukkan kartu identitasnya.

Sofia kemudian dibawa ke kantor terminal untuk dimintai keterangan.Pihak petugas Terminal Gayatri kemudian menghubungi Polsek Kota dan Polres.

“Dari interogasi polisi diketahui, Sofia kabur dari pondok pesantren karena mengaku tidak betah,” ujarnya, Raby (16/5/2018).

Ia berada di Terminal Gayatri karena akan pulang ke Ponorogo dan bingung memilih bus.

Setelah itu pihak Polres Tulungagung menghubungi pihak pondok melalui Babhinkamtibmas.

Pihak pondok akhirnya menjemput Sofia dengan diantar petugas Polres Tulungagung.

“Dari keterangan pengurus pondok, Sofia sudah empat kali keluar dari pondok tanpa izin,” ujarnya.

Tiga kali upaya pelariannya gagal. Dalam pelarian ke-4 ini Sofia mengenakan cadar agar tidak mudah dikenali.

“Saat ini Sofia sudah berada kembali di pondok,” pungkasnya. (res)

Berita Lainnya