oleh

Komisi D DPRD Jombang Hearing Dengan Pemkab Dan DPRD Kota Bekasi Tentang Penerapan BLUD

Jombang, Jurnaljatim.com – Selain terjun ke masyarakat secara langsung untuk melakukan serap aspirasi, anggota legislatif juga melakukan sejumlah kunjungan kerja untuk melakukan studi banding ke wilayah lain. Seperti yang dilakukan oleh para anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Para anggota legislatif itu, melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) untuk melakukan hearing bersama Pemkab Bekasi dan DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Komisi D, DPRD Kabupaten Jombang, Syarif Hidayatulloh mengungkapkan, kunjungan dirinya bersama para anggota komisi itu terkait dengan penerapan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) pada Puskesmas serta rumah sakit yang belum menerapkan BLUD.

“Hearing dengan Pemkab Bekasi dan DPRD Kota Bekasi, Jawa Barat tentang kualitas pelayanan kesehatan, khususnya menyangkut penerapan BLUD pada puskesmas serta rumah sakit yang belum,” ujar Gus Sentot sapaan akrabnya kepada Jurnaljatim.com, Rabu (9/5/2018).

Kunjungan komisi D itu diterima oleh para anggota DPRD dan pejabat terkait di Pemkab Bekasi. Dala pertemuan itu, saling memaparkan tentang pelaksanaan dan kendala dalam penerapan BLUD.

Gus Sentot mengungkapkan, dari hearing itu, harapannya dapat mengadopsi BLUD yang sudah berjalan dengan baik di daerah tersebut.

“Kita upayakan bisa meniru daerah tersebut dalam melaksanakan BLUD pada puskesmas- puskesmas yang ada,” pungkas Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jombang ini.

Baca : 20 Puskesmas di Jombang segera menuju layanan BLUD

Diketahui, sebanyak 34 Puskesmas di Kabupaten Jombang, 20 diantaranya telah mempunyai rawat inap. Tentunya, Puskesmas itu akan segera menuju layanan BLUD. Pada bulan Maret 2018 lalu, Pjs Bupati Jombang, Setiajit telah meresmikan rawat Inap Puskesmas Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Setiajit saat itu menyampaikan akan mendahulukan 20 Puskesmas tersebut untuk menjadi layanan BLUD, yakni dengan menandatangani Peraturan Bupati untuk BLUD. (red)

Berita Lainnya