oleh

Mengejutkan, Razia Kos Temukan 12 Kondom Siap Pakai, 7 Muda mudi Diamankan

Tulungagung, Jurnaljatim.com – Satpol PP Kabupaten Tulungagung menemukan belasan kondom siap pakai yang berada di sebuah kos-kosan. Selain itu, aparat penegak perda itu juga menemukan obat anti mual.

Barang – barang itu didapati petugas Satpol PP ketika menggelar razia menjelang ramadhan di sejumlah tempat kos di Kabupaten Tulungagung, Jawa timur, Rabu (16/5/2018).

Selain kondom dan obat mual, dalam razia tersebut, petugas juga mengamankan 7 muda mudi tanpa surat nikah dalam 2 kamar.

1 pasangan yakni Shinta Dahrain (24) warga Ngunut dan Destian Nur (20) warga Tulungagung didapati berada dalam satu kamar kos di Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, dengan kondisi pintu terbuka

“untuk pasangan yang diamanakn di lokasi pertama sudah kami data dan kami beri pengarahan, apalagi yang bersangkutan tidak menutup pintunya saat berduaan di kamar” Ujar Kasatpol PP Tulungagung Bagus Kuncoro melalui Kasi Informasi publik, Anindya Putra.

Masih menurut Anindya Putra, Razia dilanjutkan ke lokasi lain masih di desa Plandaan, pihaknya kembali menemukan muda mudi dalam satu kamar tanpa surat nikah.

Kali ini lebih mengejutkan sebab pihaknya menemukan 3 orang perempuan yakni Ratih Indarti (18) dan Meika Windarsih (18) warga Tulungagung serta Fatimah (18) warga Malang serta 2 orang teman laki lakinya yakni M.Iqbal (19) dan Alham Hamdi (21) warga Tulungagung dalam satu kamar kos.

“Ada 3 cewek dan 2 cowok dalam satu kamar dengan kondisi pintu ditutup, ada yang dari tulungagung dan juga Malang, ini yang masih kami kembangkan sebab pemilik kos melarikan diri saat kami melakukan razia,” ujarnya.

Di kos tersebut, pihaknya juga menemukan belasan kondom siap pakai dan obat anti mual yang menurut ke limanya merupakan milik penyewa kamar kos yang kabur ketika ada rasia.

“Kami temukan juga kondom sebanyak 12 buah dan obat anti mual di dalam kamar, mereka mengaku tidak tau kenapa barang barang itu ada di lokasi sebab bukan pemilik kos, ini akan terus kita kembangkan” Tegas Anindya.

Ia mengungkapkan, ke 7 muda mudi yang terjaring dalam razia itu dibawa ke Markas Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan dan peringatan. Mereka baru diperbolehkan pulang setelah dijemput keluarganya masing masing. (rif/jur)

Berita Lainnya