oleh

Polisi Pantau Pengunjung Napi Teroris di Lapas Kelas 2B Tulungagung

Tulungagung, Jurnaljatim.com -Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian secara terang terangan, mengatakan, dua pelaku bom di Surabaya dan Sidoarjo, yakni Dita Supriyantato dan Anton Ferdiantono sebelum menjalankan aksinya, pernah berkunjung ke Lapas kelas 2B Tulungagung sebelum melakukan aksinya. Keduanya merupakan sahabat dekat napi teroris yang kini mendekam di Lapas Tulungagung.

Praktis, keberadaan 3 Napi teroris di lapas kelas 2B Tulungagung, saat ini menjadi perhatian khusus pihak kepolisian.

Berdasarkan data dari lapas kelas 2B Tulungagung, 3 napi teroris yang saat ini meringkuk di dalam lapas adalah Ridwan Sungkar terpidana kasus terorisme yang harus menjalani 4 tahun masa hukumannya dan diperkirakan bebas pada tahun 2019 mendatang, kemudian Noim Baasyir napi teroris pindahan dari lapas tuban yang akan bebas pada tahun 2019, dan Dedi Farizal napi yang baru menjalani 3 masa hukuman dari 9 tahun yang harus dijalani.

Baca Juga:  Puluhan Botol Berisi Miras Dan Satu Pasang Mesum Di Kediri Diamankan Petugas Gabungan

Menanggapi hal itu, Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar mengatakan pihaknya secara khusus melakukan pemantauan terhadap tiga Napiter (napi teroris) tersebut.

“Waduh kalau kapan njenguknya, yang dijenguk siapa itu saya harus buka catatan dulu soalnya belum disini saya,” Ujar Kapolres saat ditanya kapan dan siapa yang dikunjungi saat berkunjung ke Lapas Kelas 2B Tulungagung.

Pemantauan yang dimaksud untuk memastikan keberadaan mereka tidak berpotensi menganggu kondusifitas di dalam lapas maupun di masyarakat Tulungagung.

Selain itu pihaknya juga menempatkan 2 anggotanya yang memantau pengunjung ketiga Napi tersebut. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya gangguan hal hal yang tidak diinginkan.

“Kami sudah tempatkan anggota disana ada 2 orang anggota untuk melakukan pemantauan, siapa saja yang mengunjungi selama ini dan hal hal lain yang perlu dilaporkan,” terang orang nomor satu di kepolisian Tulungagung ini.

Baca Juga:  Driver Ojek Online di Tulungagung, Tewas Membusuk Didalam Rumah

Lebih jauh Tofik menjelaskan, sampai saat ini terpantau kondusif. Ketiga napi teroris yang ada di dalam lapas juga kooperatif dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan. (rif/jur)

Berita Lainnya