oleh

Sebanyak 280 Surat Suara Pilwali Kota Madiun Ditemukan Rusak

Madiun, jurnaljatim.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menemukan sekitar 280 dari 152.904 surat suara rusak untuk pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwali) Kota Madiun.

Kerusakan itu diketahui saat melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Adapun, surat suara tersebut diterima KPU pada Rabu (9/5/2018) dan selesai disortir pada Minggu (20/5/2018).

Komisioner KPU Kota Madiun Divisi Logistik, Wisnu Wardhana mengatakan, dari 280 surat suara rusak, mayoritas robek di ujung kertas dan terdapat bintik hitam pada gambar pasangan calon.

Karena itu, pihaknya akan segera menyampaikan ke percetakan, untuk dimintakan pengganti. Surat suara Pilwali tersebut dicetak oleh salah satu percetakan di Solo, yang pengadaannya menggunakan sistem e-katalog

“Tindaklanjutnya ya kita mintakan ke penyedia jasa untuk penggantian. Kita kan pengennya surat suaranya itu sempurna dan baik,” ungkap Wisnu, Selasa (22/5/2018).

Sementara itu, Ketua KPU Kota Madiun, Sasongko menyatakan, jumlah surat suara yang diterima KPU telah disesuaikan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditambah 2,5 persen per TPS sebagai cadangan.

Pensortiran dan pelipatan surat suara Pilwali Madiun dilaksanakan selama tiga hari, Jum’at (18/5/2018) hingga Minggu (20/5/2018). Selanjutnya, kegiatan yang sama juga dilakukan untuk surat suara Pilgub Jatim, yang dilaksanakan pada Rabu (23/5/2018).

“Mungkin pelaksanannya (sortir, pelipatan dan pengepakan) dua sampai tiga hari selesai. Bedanya kalau surat suara Pilgub itu lebih kecil dibanding Pilwakot, karena kan paslonnya hanya dua,” ujar Sasongko.

Dijelaskan, penyortiran dan pelipatan surat suara pilwakot Madiun dan pilgub Jatim dilakukan di kantor KPU Kota Madiun, melibatkan 23 warga yang bermukim di sekitar kantor KPU.

Surat suara untuk Pilgub, diterima KPU setempat pada Minggu (20/5/2018), yang pengadaannya merupakan kewenangan KPU Provinsi Jawa Timur. (rri/jur)

Berita Lainnya