oleh

‘Rebutan’ PSK Tretes Berujung Penganiayaan di Mojokerto

Mojokerto, Jurnaljatim.com – Tim Resmob, Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap pelaku penganiayaan terhadap wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) bersama teman prianya, Minggu (10/6/2018). Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mojokerto.

Selain pelaku, polisi juga menyita barang bukti satu gelas kaca dalam kondisi pecah yang dipakai pelaku menganiaya korbannya dan dua ponsel milik pelaku

Kasus penganiayaan itu diduga karena ‘rebutan’ seorang PSK (Pekerja Seks Komersil). Pelaku tidak terima karena teman wanita yang dikencaninya dijemput orang lain.

Awalnya pelaku bersama kedua temannya ke Tretes, Pasuruan untuk memboking seorang wanita PSK berinisial berinisial SO. Setelah itu, wanita itu dibawa pelaku ke sebuah tempat di Jedong, Ngoro, Mojokerto.

Karena tak kunjung di pulangkan, wanita itu menghubungi korban AR (29) warga Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan meminta untuk dijemput.

Ketika dijemput, pelaku marah dan menolak wanita yang dikencaninya itu dijemput oleh pria lain. Alasannya, pelaku telah membayar mahal kepada SO.

Pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap kedua korban dengan cara memukul menggunakan gelas kaca hingga pecah.

“Kasus ini masih dalam penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP M. Fery. (Sur/*)

Berita Lainnya