oleh

Toko Warna-warni di Kota Mojokerto Sengaja Dibakar Biar Asuransi Rp 20 Miliar Cair

Mojokerto, Jurnaljatim.com – Empat tersangka pelaku pembakaran toko warna- warni di jalan Mojopahit, Kelurahan Sentanan, kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto berhasil diringkus Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

Empat tersangka yang diamankan yakni, David Gunawan (49) asal Surabaya, Santoso (39) asal Jakarta Selatan, Djupri (49) asal Bekasi Barat Kota Bekasi, dan Eko Purnomo (39) asal Babelan Kabupaten Bekasi.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono menjelaskan, para pelaku mengaku membakar toko itu karena disuruh oleh orang suruhan pemilik toko. Harapannya, klaim asuransinya bisa cair senilai sekitar Rp 20 miliar.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Suharyono yang mendampingi Kapolresta menambahkan, dalam aksinya, ke 4 tersangka mempunyai peran masing-masing.

David Gunawan menyuruh Santoso untuk membakar tokonya dengan imbalan Rp 75 juta. Lalu, Santoso mengajak rekanya Djupri dengan imbalan Rp 12 juta.

Setelah itu Djupri mengajak Eko Purnomo untuk membeli bensin dan sumbu petasan dan obat nyamuk untuk dirangkai sebagai alat pembakaran toko dengan imbalan Rp 1,5 juta.

“Semua tersangka dan barang bukti uang senilai Rp 1,9 juta sisa pembayaran dari David Gunawan untuk Santoso dan uang Rp 6,469 juta dari Djupri sisa pembayaran dari Santoso, dan mobil Avanza dengan nopol B 1276 URA sudah kami amankan di Mapolres Mojokerto Kota,”jelas Kasat Reskrim dalam pers rilisnya.

Diketahui, pada Kamis (14/6/2018) kemarin, toko warna warni yang menjual kain di Kota Mojokerto terbakar. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh Supriadi (60) seorang sopir asal Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.

Pasca kebakaran, polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil membekuk empat pelaku pembakaran.

Akibat perbuatannya, ke 4 tersangka dijerat pasal 187 ke 1e KUHP dan pasal 188 jo pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. (Resmota)

Berita Lainnya