oleh

Edarkan Sabu, Dua Anggota Polisi Blitar Dibekuk Satresnarkoba Polres Nganjuk

Nganjuk, JurnalJatim.com – Belum selesai cerita penangkapan oknum anggota Polres Nganjuk usai pesta sabu di Kota Blitar, Satnarkoba Polres Nganjuk kembali membekuk dua polisi anggota Polres Blitar Kota saat mengedarkan sabu di kota itu.

Mereka adalah EK dan EW. Keduanya berpangkat Aiptu dan masih aktif berdinas. EK yang diketahui berusia 43 tahun merupakan anggota Satreskrim Polsek Kepanjenkidul, berperan sebagai kurir sabu. Sedangkan EW adalah anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo yang kemudian diketahui sebagai bandar besar sabu di Kota Blitar.

Penangkapan EK dan EW berawal dari pengamanan DP (41) warga Tarokan saat pesta sabu di Hotel Gerung, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk pada hari Jumat (14/9/2018) silam.

Baca Juga:  Buron Empat Bulan, Pengedar Sabu Mojokerto Diciduk Polisi

“Hasil penyelidikan, DP mengaku mendapat sabu dari EW. Di lokasi itu kami amankan juga seperangkat alat hisap (bong), sisa sabu dalam pipet berat kotor 2,30 gram, satu paket sabu berat kotor 0,26 gram dan 2 buah HP,” jelas Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman NW saat dikonfirmasi detikcom melalui sambungan telepon, Rabu (10/10/2018).

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan kasus peredaran narkoba ini. Hasilnya, polisi membekuk EK dan supirnya, ES (39) di Alun-alun Jalan Panglima Sudirman, Kota Kediri.

“Saat digeledah ditemukan sabu dalam kantong celana EK dengan berat kotor 0,94 gram. Mereka juga mengaku jika barang itu milik EW untuk dikirimkan pada calon pembeli dengan inisial DW,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masak Pakai Kayu, Dapur Nenek Minarsih Turut Terbakar

Saat ini, EK dan EW ditahan di Mapolres Nganjuk untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar juga membenarkan keterlibatan anggotanya dalam peredaran narkoba.

“Sesuai prosedur, menunggu proses pidana di sana. Baru diproses secara internal yaitu Kode Etik dan Disiplin Polri,” pungkasnya. (*)


Editor: Hafid
Sumber: Detik.com

Berita Lainnya