oleh

Resedivis Ini Curi Motor Untuk Bayar Tante-tante

Sidoarjo, JurnalJatim.com – Seorang residivis kasus penggelapan yang baru sekitar dua bulan lalu keluar dari penjara, kini kembali menghirup udara pengap dibalik jeruji besi. Itu karena berulah kembali mencuri sepeda motor di wilayah hukum Sidoarjo.

Adalah Tutuk Wahyudi (21) warga Dusun Banjarmlati, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

“Tersangka dua bulan lalu keluar dari lapas Sidoarjo karena kasus penggelapan 50 tabung elpiji dan di vonis 1,3 tahun,” Kata Kapolsek Sedati, AKP I Gusti Made Merta kepada wartawan, Minggu (14/10/2018).

Tutuk mencuri sepeda motor di bengkel las Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Saat itu korban memarkir sepeda motornya lalu ditinggal istirahat dan tidur.

“Saat korban tertidur, tersangka mencuri kendaraan Suzuki Satria Fu nopol AG 5519 DV dengan cara mendorongnya,” ujarnya.

Tidak hanya satu unit motor Suzuki warna putih, sebuah Handphone Advance S4 milik korban juga ikut hilang. Sebab, saat itu HP Korban sedang disimpan di Jok motor.

Korban baru mengetahui motornya hilang setelah temannya membangunkannya dan memberitahu jika kendaraan roda dua miliknya telah raib. Kejadian itu kemudiab dilaporkan ke Polsek setempat.

Kapolsek mengatakan, setelah unit reskrim melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap ketika melintas di depan Kantor KUA Waru tepatnya di Jalan Kolonel Sugiono, Waru.

“Petunjuk awalnya, tersangka dapat diringkus dari informasi seseorang yang membeli HP korban yang dijual oleh tersangka,” katanya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku jika sudah beberapa kali melakukan pencurian. Diantaranya ia juga pernah mencuri gerobak Es krim dan beberapa kali pencurian motor di beberapa lokasi.

Dari hasil kejahatanya, tersangka mengaku digunakan untuk kebutuhan ekonomi dan senang-senang. “Uangnya untuk bayar kos, selain itu juga untuk beli tante-tante di Waru. Semalam bayar Rp 50 ribu,” katanya.

Selain tersangka Tutuk, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya surat keterangan leasing kendaraan motor korban, satu buah HP Advance korban, satu buah jaket yang dikenakan tersangka saat beraksi dan rekam CCTV. (*)

Berita Lainnya