oleh

Begini Rekonstruksi Penangkapan Kurir Sabu di Jombang

Jombang, JurnalJatim.com – Diam-diam, Fajar Alfaritzi alias Boneng (42) warga desa Plandi, RT 20 /RW 05 Kecamatan/ Kabupaten Jombang membawa sabu-sabu untuk dikirim kepada seseorang di Jombang.

Polisi yang mengendus aksi Boneng, kemudian membuntutinya. Setelah cukup bukti, tanpa membuang waktu, petugas pun langsung menyergap dan menggeledahnya.

Setelah digeledah diseluruh tubunya, Boneng terbukti membawa dan menyimpan sabu-sabu seberat 73 gram. Polisi menginterogasi Boneng dan mengaku barang itu didapat dari seseorang dan hendak ditaruh ditempat sampah dekat pasar Pon Jombang.

Selanjutnya, polisi memborgol boneng diborgol dan dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Jombang dengan menggunakan kendaraan sepeda motor.

Begitulah rekonstruksi penangkapan Boneng, seorang kurir sabu-sabu yang dipimpin langsung oleh AKP Mochamad Mukid, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, di Mapolres Jombang.

Boneng mengaku, nekat menjadi kurir sabu-sabu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Sebab, pekerjaannya sebagai tukang bengkel sepeda motor tidak mencukupinya.

“Tersangka mengaku baru menjalankan bisnis ini satu kali. Belum mendapatkan imbalan (upah) sudah tertangkap polisi,” kata AKP Mukid dihadapan para wartawan.

Barang bukti yang disita, 1 buah tas warna biru dongker yang berisikan 1 plastik klip diduga berisi sabu dengan berat kotor 73,18 gram berat bersih 72,04, 1 plastik klip diduga berisi shabu dengan berat kotor 0,81 gram, 1 pak plastik klip kosong, 2 buah potongan sedotan (skrop) dan 1 unit HP merk Oppo warna hitam beserta simcard.

AKP Mukid menegaskan, tersangka langsung ditahan dan dijerat pasal pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga:  Serbuk Sabu, Antar Dua Pria Jombang Masuk Penjara

“Kasus ini kami kembangkan untuk menangkap jaringan diatasnya,” pungkasnya. (*)


Reporter: Z. Arifin

Editor: Hafid


Berita Lainnya