oleh

Dinas PUPR Jombang Bantah Keluarkan Rekomendasi Pavingisasi di Sariloyo Sambong dukuh

Foto: Camat Jombang Bambang S melihat pavingisasi jalan yang dibangun di bantaran sungai dusun Sariloyo, Desa Sambong dukuh. (Ist)

Jombang, JurnalJatim.com – Pembangunan pavingisasi jalan di bantaran sungai milik pengairan di Dusun Sariloyo, RW 06, Desa Sambong dukuh, Kecamatan Jombang Kota semakin memanas. Sebab, kegiatan pavingasi itu tidak mendapatkan rekomendasi dari dinas PUPR Kabupaten Jombang.

Kabid Sumberdaya Air (SDA), Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Imam Bustomi menegaskan, Dinas PUPR tidak mengeluarkan surat merekomendasi.

Penegasan itu sekaligus membantah statemen yang disampaikan oleh Camat Jombang Kota, Bambang Suryadi bahwa pihak desa telah mendapatkan surat rekomendasi dari Dinas PUPR.

“Tidak bos (tidak ada rekomendasi, red),” kata Bustomi ketika dikonfimasi wartawan melalui aplikasi WhatsApp terkait rekomendasi pembangunan pavingisasi tersebut,” Rabu (7/11/2018).

Diketahui, kegiatan pavingisasi jalan yang berada di Dusun Sariloyo RW 06, Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang sumber dana proyek tersebut menggunakan Dana Desa (DD) yang dibangun di lahan bukan milik desa.

Pantauan di lokasi menyebutkan, proyek pavingisasi tersebut berada di bantaran sungai di dusun setempat. Disitu, terdapat patok batas bantaran sungai. Juga tertancap papan nama yang bertuliskan, Pavingisasi Jalan Lingkungan Dusun Sariloyo RW 06 dengan anggaran sebesar Rp 140.792.000, bersumber dari Dana Desa (DD) 2018.

Sementara volume pekerjaan dibagi dua ruas, yakni ruas 1 bervolume 2m x 166 meter persegi, dan volume pada ruas 2 yakni 2m x 237 meter persegi, dengan jenis paving stone K-300. Di papan nama tersebut, tidak tertulis siapa pelaksananya.

Seperti diketahui, Dana Desa (DD) merupakan pendapatan pemerintah desa (Pemdes) yang kemudian tertuang dalam APBDesa. Sehingga, realisasi APBDesa seyogyanya tepat sasaran sesuai kewenangannya, yakni pada lahan milik desa.

Terkait itu, Camat Jombang Kota, Bambang Sriyadi menyampaikan jika pembangunan pavingisasi jalan telah mendapat rekomendasi dari dinas PUPR Jombang.

Baca sebelumnya: Camat Jombang Tegaskan Pavingisasi Jalan di Bantaran Sungai Dusun Sariloyo Sudah Direkomendasi

Kepada JurnalJatim.com, Rabu (7/11/2018), Bambang juga mengatakan, jika pada Senin (5/11/2018) lalu didampingi perangkat desa setempat telah mendatangi lokasi pavingisasi yang dibangun diatas bantaran sungai milik dinas pengairan.

“Insya Alloh ada pas saya ke desa kemarin saya diberitahu Perangkat sudah ada surat rekom Dinas PUPR, tapi saat itu yang bawa dokumen surat itu tidak ada ditempat,” kata Bambang dihubungi.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kabid Pembangunan Desa, DPMD Kabupaten Jombang, Evy Setyorini mengatakan, pada prinsipnya, pembangunan dari biaya APBDesa, tidak diperuntukkan untuk membangunan di wilayah atau lahan yang bukan milik desa.

Menurutnya, ada beberapa mekanisme yang harus dilalui. Utamanya, jika dibangun di wilayah atau lahan kabupaten, harus ada surat perjanjian jika aset bangunan tersebut akan menjadi milik kabupaten alias bukan milik desa.

“Kalau ada di wilayah kabupaten, harus ada surat ijin dari dinas terkait. Dan surat perjanjian atau kesepakatan bahwa aset bangunan itu akan jadi milik kabupaten,” ujar Evy Setyorini.

Dodik Nur Syahadah, Pj Kepala Desa (Kades) Sambongdukuh saat dikonfirmasi tidak berada di kantor Balaidesa. Beberapa kali dihubungi melalui ponsel, terdengar nada dering sambungan namun tidak dijawab. Begitupun dikirim pesan singkat melalui pesan aplikasi Whatsapp terlihat centang dua tanda dibaca namun tidak dibalas.

Sementara perangkat desa setempat, saat ditanya hal tersebut, mengaku bukan menjadi wewenangnya.

“Kalau soal itu, saya tidak tahu. Bukan wewenang saja. Karena saya di bagian pemerintahan,” ucap seorang perangkat tanpa memberitahu namanya. (*)


Reporter: Tim

Editor: Azriel


Berita Lainnya