oleh

UPTD Puskesmas Patianrowo Gelar Gebyar Posyandu 2018

Nganjuk, JurnalJatim.com – Untuk yang kedua kalinya, UPTD Puskesmas Patianrowo, Kabupaten Nganjuk menggelar Gebyar Posyandu. Kegiatan tersebut menghadirkan 969 balita dengan umur 1-5 tahun dan kesemuanya telah mendapat Imunisasi dasar lengkap serta secara berturut-turut tanpa terputus selama bulan Januari – Nopember 2018 datang ke Posyandu.

Selain itu ada kader posyandu aktif sebanyak 276 kader serta dari lintas sektor terkait sebanyak 182 orang, serta dari orang tua murid.

Acara yang digelar di halaman Puskesmas Patianrowo pada Rabu (21/11/2018) pagi juga tampak Hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dr. Achmad Noeroel Cholis, Forpimcam Patianrowo, Kepala Desa, FPP (Forum Peduli Puskesmas), Kader PKK dan Posyandu, Staf dan Karyawan UPTD Puskesmas Patianrowo, dan tamu undangan lainnya.Kegiatan Gebyar Posyandu kali ini merupakan event penghargaan kegiatan Posyandu dari masing-masing wilayah, yang dalam hal ini anak – anak yang aktif hadir di Posyandu sejak bulan Januari sampai Nopember 2018.

“Dengan event gebyar posyandu kali ini bisa memotifasi para ibu untuk membawa anak-anaknya ke Posyandu secar rutin,” terang Mamik Endang Ekawati, SKM, MPH.

Dikatakan Mamik, kegiatan Posyandu merupakan sebagai pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk kelangsungan kehidupan anak menjadi lebih sehat. Menurut Mamik, Posyandu sangat berperan penting karena sebagi ujung tombak pelayanan terpadu yang ada di desa.

“Harapan kami para orang tua yang balitanya di atas satu tahun untuk tetap aktif datang di Posyandu,”ujar Mamik.

Saat ini, lanjut dia, kebanyakan dari para orang tua rajin membawa balita-nya ke Posyandu saat usia dibawah satu tahun, terutama saat imunisasi dan setelah usia diatas satu tahun mereka enggan lagi untuk ke Posyandu.

“Setelah di atas satu tahun sudah tidak aktif lagi ke posyandu,”kata Mamik.

Sementara itu Camat Patianrowo, Drs. Subani, MM, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas Patianrowo. Karena, dengan kegiatan itu menjadi motivasi dari para ibu untuk mengajak anaknya datang ke Posyandu. Dia berharap, untuk taman Posyandu yang ada sekarang ke depan bisa lebih baik, karena saat ini belum maksimal keberadaannya.

“Taman posyandu ke depan semoga bisa lebih baik,”tutur Subani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dr. Noeroel Cholis, berharap, dengan adanya Gebyar Posyandu yang diadakan oleh UPTD Puskesmas Patianrowo kali ini bisa mengurangi kasus stunting (Tinggi badan tidak seimbang) pada balita yang saat ini cukup besar untuk wilayah Patianrowo.

Dikatakan Noeroel Cholis, kasus stunting bisa dicegah dengan pemeriksaan ibu hamil secara dini baik di posyandu ataupun datang langsung ke Puskesmas.

“Para kader Posyandu bisa memberikan himbauan pada ibu-ibu yang tengah hamil untuk sedini mungkin bisa memeriksakan kandungan untuk pencegahan adanya stunting,”pinta Noeroel Cholis.

Dalam Gebyar Posyandu tersebut, juga digelar lomba balita untuk kelompok umur, Lomba Yel-Yel dari Kader Posyandu serta pemberian door prise dari balita yang hadir. Selain itu, ada tarian yang ditampilkan oleh anak-anak TK.

Kendati tengah berlangsung kegiatan Gebyar Posyandu, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal seperti hari biasanya. Namun untuk tempat pelayanan, disiapkan ruangan di belakang yang berdekatan dengan ruang rawat inap. (ADV)


Reporter: Edi Joko W

Editor: Hafid


Berita Lainnya