oleh

Berantas Miras, Lima Lokasi di Nganjuk Digeledah Petugas Gabungan

Nganjuk, JurnalJatim.com – Penertiban minuman beralkohol terus dilakukan petugas Satuan Polisi Pamon Praja, TNI, Polri, dan BNNK Kabupaten Nganjuk. Hal itu dilakukan untuk menekan peredaran minuman keras. Lima lokasi penjualan minuman keras di dua kecamatan digeledah petugas.

Giat operasi dimulai lebih awal, karena titik lokasi yang di tempuh cukup jauh di Dusun Dukuh, Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Selasa (4/12/2018) malam. Di sebuah toko milik, Wiyadi (51) petugas berhasil mengamankan, 1 Jeriken arak jowo, 2 botol miras golongan b, dan 1 botol arak siap jual.

Selanjutnya dari informasi yang didapat dilapangan, petugas kembali menyisir rumah Supri (40) petugas tidak mendapatkan hasil. Karena dari keterangan pemilik toko, ia sudah tidak berjualan karena anaknya sakit.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Pabrik Miras di Semanding, Tiga Orang Buron

Tidak puas sampai disitu, masih di desa yang sama, di salah satu toko milik Toyo (50), petugas juga mengamankan 19 arak jowo siap jual yang sudah dikemas dalam botol air mineral. Sementara, diwarung milik Darmaji (45), warga desa Banjardowo, Kecamatan Lengkong, petugas berhasil menyita 16 botol arak jowo.

Nampaknya peredaran miras sangat bebas di wilayah ini. Terbukti, saat petugas mendatangi warung milik, Darsono (36) warga Dusun Keringan Desa Ngujung, Kecamatan Gondang, di teras rumah banyak orang menenggak Miras.

Terlihat mereka sudah mabuk hingga tidak sadarkan diri, tergeletak di teras rumah Darsono. Karena belum adanya aturan untuk menindak pemabuk, maka petugas menitipkan orang yang sudah mabuk berat ity kepada pemilik warung untuk diantar pulang. Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 1 jeriken arak jowo, dan satu botol arak dalam botol air mineral.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Pabrik Miras di Semanding, Tiga Orang Buron

Suprayogi, Kabid Penegak Perundangan Satpol PP, mengatakan, mengingat maraknya peredaran miras di wilayah nganjuk, maka, petugas akan terus melakukan penertiban. Untuk menyelamatkan warga dari pengaruh negatif miras.

“Barang bukti ratusan liter minuman keras diamankan di kantor Satpol PP, sementara pemiliknya akan dilakukan pemanggilan guna mendapatkan pembinaan,” katanya. (*)


Editor: Hafid

Sumber: Pojokpitu


Berita Lainnya