oleh

Dua Pengedar Pil Dobel L Diborgol Polsek Pesantren

Kediri, JurnalJatim.com – Peredaran Narkoba seakan tak ada hentinya, begitupun aparat kepolisian terus memberantasnya. Kali ini, dua warga Kota Kediri diborgol Unit Reskrim Polsek Pesantren, Resort Kota Kediri karena mengedarkan narkoba jenis pil dobel L.

Kedua tersangka yakni DS (20) warga Lingkungan Dander, Kelurahan Ketami dan YS (20), warga Jalan Letjen S Parman No 3 RT 36/RW 07, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

DS terlebih dahulu ditangkap polisi di Jalan Raya Taman PG Pesantren Baru, Lingkungan Dander, Ketami. Ketika itu, petugas mendapatkan informasi adanya peredaran pil koplo. Setelah turun ke lapangan, mencurigai gerak gerik seorang pemuda yang melintas di jalan raya tersebut dan berhenti karena hujan.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Pabrik Miras di Semanding, Tiga Orang Buron

Selanjutnya, pemuda itu dihampiri petugas dan dilakukan penggeledahan dan pakaiannya didapatkan 1 bungkus plastik klip warna putih bening berisi 32 butir pil dobel L di saku celananya. Selanjutnya, ia dibawa ke Mapolsek Pesantren untuk diperiksa.

“Dari pengakuan DS, mendapatkan barangnya dari YS,” Kata Kapolsek Pesantren, AKP Paidi Sadi Artho melalui Iptu Panggayuh, Kanit Reskrim dikonfirmasi, Sabtu (2/12/2018).

Dari pengakuan itu, anggota langsung menindaklanjutinya dan bergerak menuju rumah YS. Awalnya, YS mengelak tudingan polisi.

Tapi, ia tak berkutik ketika dilakukan penggeledahan di rumahnya dan ditemukan ratusan butir pil koplo yang siap edar. Ia pun pasrah ketika dibawa ke kantor polisi untuk dijebloskan ke dalam penjara bersama temannya.

Baca Juga:  Serbuk Sabu, Antar Dua Pria Jombang Masuk Penjara

“Dari penggeledahan di rumah Yogi didapatkan 1 kaleng bekas rokok yang berisi 200 butir pil dobel L yang dikemas 4 bungkus plastik klip berisi masing-masing 50 butir,” ujarnya

Dari kedua tersangka, total barang bukti yang diamankan sebanyak 232 butir pil dobel L. Selain itu, juga diamankan 1 unit sepeda motor Honda Revo warna merah abu-abu Nopol AG 5517 BF, 1 potong celana jeans warna biru merk Black Baonk. 1 potong baju kaos warna merah muda bergambar, 1 unit Handphone merk Samsung Galaxy Young warna hitam beserta simcard, 1 unit HP merk Oppo dan uang Rp 145.000.

“Kedua tersangka dijerat Pasal 196 UURI No 36/2209 tentang Kesehatan. Kami masih mengembangkan kasus ini, untuk memburu bandarnya yang telah kabur,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:  Polisi Gerebek Pabrik Miras di Semanding, Tiga Orang Buron

Reporter: Mas Joko

Editor: Z. Arifin


Berita Lainnya