oleh

Polres Bojonegoro Bongkar Bisnis Prostitusi Online, Mucikari Tawarkan Jasa Melalui WhatsApp

Bojonegoro, JurnalJatim.com – Bisnis seks online atau prostitusi yang dikendalikan seorang wanita berainisial YL (46), warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Jawa Timur berhasil dibongkar Satreskrim Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli menjelaskan, pengungkapan bisnir lendir itu berawal dari temuan polisi adanya transaksi prostitusi melalui online. Kemudian diadakan penyelidikan dan diketahui pelaku berinisial YL sedang menawarkan seseorang perempuan yang diduga PSK berinisial Y (32) kepada seseorang pria berinisial B.

Pelaku yang bertindak sebagai mucikari itu dalam menjalankan bisnis haramnya dengan menawarkan jasa prostitusi kepada pria hidung belang melalui akun media Sosial Whatsapp.

Setelah ada kesepakatan, pelaku membuat janji dengan pria hidung belang disebuah hotel di salah satu jalan Veteran. Tak lama setelah itu, anggota Satreskrim Polres Bojonegoro langsung mendatangi lokasi untuk mengungkap bisnis terlarang tersebut.

Baca Juga:  Tiga Hari di Jatim, AHY Safari Politik ke Wilayah Pantura

“Untuk setiap perempuan yang dipesan oleh pria dengan harga sekitar Rp 500 ribu hingga Rp1 juta, dan tersangka mendapatkan jasa sebesar Rp 200 ribu setiap sekali dalam transaksi,” terang Kapolres Bojonegoro.

Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan bahwa tersangka sudah 10 kali melakukan transaksi dengan pri hidung belang dari berbagi wilayah. Perempuan yang disediakan juga dari berbagai kalangan, namun rata-rata ada yang berprofesi sebagai penyanyi kafe.

“Pelaku ditangkap di wilayah Cepu dengan barang bukti yang dibawa saat itu. Bisnisnya berjalan sudah lebih dari dua tahun,” jelas AKBP Ary Fadli Kapolres Bojonegoro, Selasa, (8/1/2019).

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal nomor 12 UU nomor 21 tahun 2017 tentang perdagangan orang, dan juga UU ITE no 11 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Baca Juga:  Duel Maut, Warga Ngancar Tewas Bersimbah Darah

“Kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini,” pungkasnya. (Rohman)


Editor: Z. Arifin


Berita Lainnya