oleh

Tiket Lebaran 2019 Dibuka, KAI Operasikan 406 Kereta

Madiun, JurnalJatim.com – Tiket Kereta Api untuk lebaran idul fitri 1440 Hijriah tahun 2019 sudah bisa di pesan mulai hari ini, 25 Februari 2019 pukul 00.00 WIB. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan penjualan tiket sejak H-90 (90 hari sebelum keberangkatan)

“Bagi para calon penumpang kereta untuk libur lebaran sudah bisa mulai di pesan untuk keberangkatan tanggal 26 Februari 2019. Pemesanan dapat dilakukan di website kai.id, aplikasi KAI Access, mulai pukul 00.00 WIB, sedangkan untuk channel eksternal menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing mitra penjualan tiket KAI,” kata Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko dalam siaran pers-nya, Senin (25/2/2019).

Ixfan menjelaskan, selama Lebaran 2019, KAI mengoperasikan 356 KA Reguler dan 50 KA tambahan yang total mencapai 406 KA. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 3 persen dari jumlah tahun sebelumnya yaitu 393 KA.

Khusus di Daop 7 Madiun, perjalanan kereta api bakal padat saat masa angkutan Lebaran 2019. Pasalnya sebanyak 74 KA Reguler akan melintas dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 26.332 seat per hari, ditambah KA tambahan lebaran sebanyak 10 KA dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 6.896 seat per hari.

“Untuk KA tambahan lebaran 2019 , pemesanan tiket baru di buka H-60 sebelum lebaran. KA keberangkatan Daop 7 Madiun ada tiga yaitu KA Brantas, KA Kahuripan, dan KA Singasari,” terangnya.

Ixfan menjelaskan, KAI memperkirakan puncak Arus Mudik akan terjadi Rabu, 29 Mei 2019 (H-7) dan puncak Arus Balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu, 9 Juni 2019 (H+3).

Ia menghimbau kepada calon pengguna jasa KA agar dapat merencanakan perjalanannya jauh-jauh hari untuk mendapatkan kepastian tiket perjalanan mudik dan balik Lebaran 2019.

Baca Juga  Inilah Hasil Undian Nomor Urut Paslon di Pilbup Jombang

“Bagi penumpang yang telah mendapatkan kode bayar agar segera melakukan pembayaran dalam waktu 60 menit, karena jika tidak maka tiket yang ia pesan akan terjual kembali,“pungkas Ixfan. (*).


Reporter: Z. Arifin

Editor: Azriel


Komentar