oleh

Pasar Legi Terbakar, Bupati Jombang: Ini Lahan Milik KAI

Jombang, Jurnaljatim.com – Puluhan bangunan lapak dan kios yang ludes terbakar di pasar legi Jombang, berdiri diatas lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Pasar tersebut dikelola oleh Bumdes (Badan Usaha milik desa) Jombang. Hal itu disampaikan oleh Bupati Mundjidah Wahab disela Sidak (Inspeksi Mendadak) di lokasi kebakaran, Senin (18/3/2019).

“Ini adalah tanah (lahan) milik KAI yang dulu adalah stasiun. Kemudian diserahkan pengelolaanya kepada desa dan disewa Kepala desa dan dijadikan Bumdes dan ada paguyubannya sendiri,” kata Mundjidah kepada sejumlah wartawan.

Bupati mengatakan, semula pemerintah daerah akan menertibakan pasar tersebut dan merelokasi para pedagang ke Pasar Tembelang yang sudah dibangun. Namun, para pedagang masih memilih tetap bertahan di pasar tersebut.

“Untuk relokasi pedagang pasca kebakaran ini, masih akan kita koordinasikan dengan pihak pihak terkait, termasuk paguyuban. Termasuk ganti rugi, kan ada asuransi juga. Sekali lagi masih akan kita koordinasikan lebih lanjut,” kata Mundjidah Wahab.

Bangunan lapak dibelakang pasar legi (pasar citra niaga) hangus dan rata dengan tanah. Puluhan kios telah menjadi arang usai terbakar pada Minggu (17/3/2019) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu.

Diketahui, bangunan lapak/kios yang berada di belakang pasar legi (Pasar Citra Niaga) Jombang ludes terbakar pada Minggu (17/3/2019) malam jam 23.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditafsir ratusan juta rupiah.

“Ruko yang terbakar jumlah 32. Total kerugian masih dalam assesmen, karena untuk barang yang terbakar itu keseluruhan yang bisa mengetahui dari pedagang. Perkiraan untuk bangunannya saja Rp 250 juta,” kata Abdul Wahab, Kepala BPBD Jombang.

Pantauan Jurnaljatim.com, Senin (18/3/2019), petugas dari Polsek Jombang kota bersama tim Polres Jombang telah melakukan olah TKP. Di sekitar lokasi, juga telah dipasang garis polisi (police line). Petugas masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. (*)

Baca Juga  FGD di Ngawi Bahas Pengentasan Kemiskinan

Editor @Azriel


Komentar