oleh

Sinergi Kemenpar Dan Disparpora Tingkatkan Wisata di Ngawi

Ngawi, Jurnaljatim.com – Sektor pariwisata di Kabupaten Ngawi semakin pesat. Yang dibutuhkan saat ini adalah konektivitas antar destinasi dan pembenahan infrastruktur.

Totok Sugiarto, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi, mengatakan, secara cluster, daya Tarik wisata di Kabupaten Ngawi dibagi menjadi 2 kawasan. Pertama adalah Kenebejo yang meliputi Kendal, Sine, Ngrambe, Jogorogo.

“Kawasan kedua adalah Jatipangawitan dengan kawasan Karangjati, Padas, Ngawi, Widodaren, Mantingan,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Totok dalam Bimbingan teknis (Bimtek) Singkronisasi Promosi Pariwisata Pasar Asia Pasifik dan Amerika, yang diadakan oleh Kementrian Pariwisata melalui Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regeonal II, di Holl Rumah Makan Notosuman, Kamis (14/3/2019).

Selain Totok Sugiarto, hadir dalam Bimtek tersebut, Tenaga Ahli (TA) DPR-RRI Komisi X Fraksi NasDem, Habib Asegaf, dan Kabid pemasaran Area Jepang Kemenpar Taufik Nurhidayat yang mewakili Asisten deputi pengembangan Pemasaran II Regional II Kemenpar.

Sementara itu, Taufik mengatakan, bimtek dapat dilaksanakan secara maksimal, sehingga dapat membawa manfaat bagi Kabupaten.

“Ini pertama kali saya ke Kabupaten Ngawi. Banyak potensi wisata yang sudah ada, ini bisa menjadi momentum yang baik agar kedepan pariwisata di Kabupaten Ngawi bisa langsung kerjasama dengan Kementerian Pariwisata,” terang Taufik.

Taufik berharap dengan diadakan bimtek tersebut bisa menjadi momentum bagi Pokdarwis atau pengelola desa wisata, agar ke depan lebih baik lagi serta lebih bersemangat dalam pengembangan potensi pariwisata di daerahnya.

Ketua Pokdarwis Kabupaten Ngawi, Zainul Thohar, mengatakan dengan adanya bimtek itu, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan membakitkan ekonomi Ngawi. Dan kedepan semoga terus terjalin sinergitas dengan kemenpar utamanya untuk memajukan wisata Kabupaten Ngawi.

“Sinergitas antara Kemenpar dengan Disparpora Kabupaten Ngawi bisa berjalan sehingga mampu menarik Wisatawan Luar Negeri berkunjung ke Ngawi,” pungkasnya.

Baca Juga  Bea Cukai Juanda Sidoarjo Lebur 11,9 Juta Rokok Ilegal

Sementara itu TA Komisi X DPR-RI Fraksi NasDem, Habib Asegaf menambahkan, Bimtek dapat menambah wawasan kepariwisataan di Kabupaten Ngawi, potensi wisata yang ada bisa dikelola sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat disekitar destinasi wisata.

“Secara otomatis akan menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) dan PAD Kabupaten,” ucapnya. (*)


Editor @Azriel