oleh

Bappelitbang Ngawi Laksanakan Bimtek Indikator Kinerja dan Penyusunan Dokumen Perencanaan

NGAWI (Jurnaljatim.com) – Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kabupaten Ngawi merupakan suatu keharusan yang dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki birokrasi dari waktu ke waktu, sehingga birokrasi Pemerintah Kabupaten Ngawi memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat, mengurangi praktek KKN secara menyeluruh di semua unit kerja serta untuk meningkatkan kinerjanya.

Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Drs. Mokh. Sodiq Triwidiyanto M.Si. diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariatan Daerah, Hermiati Retno Sriwulan M.PD pada acara pembukaan Bimbingan Teknis Penyusunan Indikator Kinerja dan Penyusunan Dokumen Perencanaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi yang dilaksanan pada hari Senin-Rabu tanggal 8-10 April 2019, di Hotel Amarelo, Surakarta.

Dikatakan pula, dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab, serta lebih memantapkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai tujuan pembangunan daerah, pemerintah telah mengeluarkan berbagai panduan dan peraturan yang menjadi dasar bagi pemerintah daerah, baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota, untuk melaksakana kegiatan pemantauan dan evaluasi pembangnan di Daerahnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui komitmen Kepala Daerah beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menindaklanjuti dalam implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) yang terdiri dari lima aspek yaitu Perencaaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, Eavaluasi Kinerja, Laporan Kinerja, dan Capaian Kinerja.

“Upaya tersebut sampai saat ini telah membuahkan hasil dimana implementasi SAKIP di Kabupaten Ngawi untuk Tahun 2018 memperoleh predikat A. Dengan predikat tersebut tentunya menjadi jambuk bagi kita semua untuk terus berpacu sehingga implementasi SAKIP di kabupaten Ngawi dapat matang luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Panitia penyelenggara Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbang Kabupaten Ngawi Sri Widodo sp. M.MA dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari itu diikuti oleh Pejabat Eselon 3 dan Pejabat/staf perencana dari seluruh OPD se-Kabupaten Ngawi Sejumlah 94 orang.

Baca Juga  Sambut Idul Adha 2017, Pemkot Madiun Takbir Keliling Roda Empat

Adapun tujuannya, untuk meningkatkan kopetensi peserta Bimtek dalam kemampuannya melaksanakan pengukuran indikator kinerja yang diimbangi dengan evaluasi internal yang intensif dan berjenjang, sehingga dapat meningkatkan capaian kinerja. Memberikan persepsi yang sama terhadap pemahaman akan indicator kinerja di seluruh OPD se-Kabupaten Ngawi.

“Kegiatan ini adalah terselenggaranya Bimbingan Teknis Indikator Kinerja selama 3 hari 2 malam, dengan jumlah peserta 108 Oranng dantarget outpit adalah prosentase peserta Bimtek dengan nilai Post ts minimal 75 sebesar 70 persen,” katanya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariatan Daerah, Hermiati Retno Sriwulan M.PD, Narasumber dari KemenPAN&RB RI dan Kemendagri RI dan tamu undangan lainnya.


Editor: Azriel