oleh

Bawaslu Nganjuk: Media Massa Penangkal Berita Hoaks

NGANJUK, (Jurnaljatim.com) – Satu minggu menuju agenda pencoblosan pemilihan langsung, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Nganjuk menggelar media gathering dengan insan pers di Pendopo Andaru, Kamis (11/4/2019) sore.

Ketua Bawaslu Nganjuk, Abdul Aziz mengatakan kegiatan media gathering dilakukan untuk menjalin silahturahmi dengan insan media. Silaturahmi penting membangun sinergitas positif untuk menghasilkan produk publikasi positif bagi masyarakat.

“Hubungan Bawaslu dengan media massa, saling koreksi untuk menghasilkan produk atau hasil positif dalam mensukseskan Pemilu,” Kata Abdul Aziz saat sambutan pembukaan acara.

Menurut Aziz, Kegiatan media gathering tersebut dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan wajib untuk melaporkan. Namun, Bawaslu berharap silahturahmi bisa dilakukan dengan adanya anggaran maupun tidak ada anggaran dari negara.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Fina Lutfiana mengatakan peran serta media dalam suksesnya Pemilu 2019 sangat setrategis. Saat ini begitu marak berita Hoaks atau bohong yang menciderai pikiran masyarakat, ditangan media, berita tersebut bisa ditangkal.

“Marak berita Hoaks kita tangkal dengan media, selain sosialisasi kegiatan publikasi berita media memiliki peran pendidikan politik kepada masyarakat,” ungkap Fina.

Sejauh ini, Bawaslu Nganjuk memiliki banyak kegiatan dalam melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran Pemilu. Salah satu terobosan kegiatan, dibentuknya Kampung Awas Desa Cempoko Kecamatan Berbek, yang menerima sejumlah pelaporan pelanggaran Pemilu. Sejauh ini, berdasarkan prosentasi paling banyak pelanggaran administrasi berupa pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK), serta rutin melakukan patroli pengawasan wilayah rawan.

“Tidak ada apa-apanya kegiatan Bawaslu tanpa ada peran serta dari media massa,” terang Fina.

Terdekat, lanjut ungkap Fina, Bawaslu akan mengadakan agenda serentak secara nasional berupa Apel Patroli Anti Money Politik, Apel Akbar pengawasan Pemilu, dan Patroli ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan.

Baca Juga  Ratusan Netizen Pasuruan 'Dikerjain', Malam Hari Nyemplung Kolam

Acara media gathering sendiri mengambil tema Peran Strategis Kehumasan Bawaslu dan media massa dalam Pemilihan Umum serentak 2019. Tiga orang komisioner Bawaslu memimpin langsung acara dihadapan wartawan dan jurnalis dari berbagai kantor berita televisi, cetak, radio, dan online. (*)


Editor: Z. Arifin