oleh

Inilah Tujuh Seruan Ulama Jombang Yang Dibacakan di Pendopo Pemkab

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Beberapa hari lagi, akan diumumkan hasil pemilu (Pileg dan Pilpres) tepatnya 23 Mei 2019 nanti. Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab berharap Jombang tetap dalam keadaan kondusif dan aman.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab saat memberikan sambutan dalam buka bersama Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (20/5/2019)

“Harapannya, agar Kabupaten Jombang dalam keadaan kondusif dan aman, karena berbeda adalah hal biasa, untuk itu kembali bersama,” kata Mundjidah Wahab.

Menurut dia, hingga saat ini Jajaran Polres Jombang telah menjaga menciptakan suasana yang aman dan kondusif untuk pengamanan hasil pemilu, serta hari raya Idul Fitri 1440 H mendatang. Di bulan suci ramadan ini, Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Pada kesempartan tersebut, KH. Zaimudin As’ad Amar bersama beberapa kiai membacakan seruan Halaqoh Ulama Kabupaten Jombang. Ada tujuh item dalam seruan tersebut.

Pertama, menghimbau umat islam agar memanfaatkan momentum bulan suci Ramadaan untuk nencapai ketakwaan sempurna, meningkatkanmeningkatkan taqarrub kepada Allah dan senantiasa berdoa untuk bangsa dan negara agar tetap kondusif.

Kedua, tetap mempererat silaturrahmi antar sesama anak bangsa, memperkokoh ukhuwah islamiyah, ukuwah wathoniyah, ukhuwah Basyariah, menjauhi saling fitnah, pertengkaran, perpecahan dan tindakan tercela lainnya serta terus memaafkan satu sama lain.

Kemudian ketiga, Terus meneguhkan komitmen kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, karena itu semua sudah berjalan sesuatu ajaran Islam yang kita anut.

Keempat, Menghindari segala bentuk provokasi, fitnah dan kekerasan selama dan sesudah bulan Ramadan. Kelima, menghimbau untuk tidak terpancing melakukan aksi inkonstitusional baik langsung dan tidak langsung, karna tindakan inkonstitional bertentangan dengan ajaran Islam dan dapat mengarah kepada tindakan Bughot memberontak.

Baca Juga  Tim Polresta Sidoarjo Juara Kompetisi Futsal Anti Hoaks

Seruan keenam, mengimbau untuk saling Fastabiqul khoirot guna meningkatkan ekonomi umat agar dapat turut aktif dalam mengentaskan kemiskinan, mengatasi ketimpangan berbagai hal serta mengejar ketertinggalan terhadap penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dan yang terakhir ketujuh, menghimbau agar umat islam menghormati pemerintah yang sah dan melakukan sosialisasi terhadap hasil multaqoh ini pada berbagai forum secara berkelanjutan, agar tercipta sinergitas antar Ulama, Habaib, pemimpin pondok pesantren, dan cendekiawan muslim bersama seluruh umat islam.


Editor: Hafid