oleh

Sehari di Bulan Ramadan, Dua Warga Kediri Gantung Diri

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Mengakhiri hidup secara tragis dengan gantung diri dilakukan oleh dua orang di Kabupaten Kediri, Jawa timur. Korban gantung diri di hari yang sama tersebut, Minggu (20/5/2019), adalah Budiono (35) warga Desa Menang, Kecamatan Pagu dan Sutadji (62) warga jalan Rambutan, Dusun Jombang, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Mayat Budiono yang sudah dalam keadaan menggantung di tiang besi gantungan baju dengan seutas tali warna putih tersebut, kali pertama diketahui oleh Suciati (55) ibu korban. Saat itu, Suciati hendak memberikan makanan Itik malah dikejutkan dengan anaknya gantung diri.

Kapolsek Pagu, AKP Ismu Kamdaris mengatakan, malam harinya korban sempat marah-marah tidak jelas kepada orang tuanya. Setelah itu, korban keluar dan tidak kembali. Hingga pagi harinya, korban sudah ditemukan menjadi mayat.

“Dari keterangan ibunya, korban mempunyai riwayat sakit gangguan jiwa sejak lama. Selain itu, korban biasa marah-marah tanpa alasan yang jelas. Bahkan, korban sering mengatakan jika dirinya ingin mati bunuh diri. Kami menduga korban depresi,” tutur AKP Ismu.

Sementara itu, Sutadji ditemukan istrinya Widji Rahayu (57) dalam keadaan tewas dengan posisi menggantung di pohon sawo yang ada di pekarangan belakang rumahnya. Korban nekat gantung diri karena sakitnya yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Sebelum tewas dengan cara Kendat, korban melakukan chekup (kontrol) sakitnya di RS HVA Toeloengrejo, Kecamatan Pare. Nah, usai dari periksa sakitnya, ternyata kuli batu tersebut ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

“Korban menderita sakit menahun Asma, DM komplikasi menurut hasil periksa tim Inafis Polres Kediri dan dokter Puskesmas Sidorejo Dr.Yuliana Veronica,” kata Kapolsek Pare, AKP Mustakim.

Dalam pemeriksaan petugas medis, di tubuh korban tidak diketemukan tanda tanda penganiayaan atau kekerasan. Pihak keluarga menolak korban untuk di otopsi, dan keluarga ingin segera memakamkan. (Tim)

Baca Juga  Tabrakan Motor di Tuban, Mantan Paskibraka Meninggal

Editor: Azriel