oleh

Walikota Madiun Minta RS Tidak Ragu Terima Pasien

MADIUN (Jurnaljatim.com) – Kesejahteraan masyarakat harus merata disegala sektor. Tak hanya menyoal pembangunan saja, kesehatan juga menjadi hal penting yang wajib diperhatikan. Maka dari itu, Pemerintah Kota Madiun telah berkomitmen untuk memenuhi hajat masyarakat melalui kemitraannya dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Di hadapan seluruh perwakilan rumah sakit baik negeri maupun swasta yang ada di Kota, Walikota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa tak ingin ada masalah mengenai BPJS Kesehatan.

“Semua rumah sakit di Kota Madiun jangan ragu-ragu untuk menerima pasien dalam bentuk apapun. Kalau tidak tercover biaya saya tanggung jawab. Saya tidak ingin teman-teman di RS Swasta ragu. Kalau BPJS tidak membayar saya yang bayari,” tegasnya Maidi dalam pertemuan forum kemitraan tingkat Kota Madiun, yang diadakan oleh BPJS cabang Kota Madiun pada Rabu (26/6/2019) lalu.

Lebih lanjut Walikota mengatakan, dirinya tak ingin ada pasien yang tidak tercover oleh BPJS. Maka dari itu, Walikota Maidi menekankan jika terdapat keluhan atau masalah di tiap rumah sakit harus segera disampaikan.

“Kita harus menjadi pelayan publik. Evaluasi ini harus segera ditindak lanjuti. Saya juga berpesan tenaga pembantu untuk RS seperti satpam, petugas bersih-bersih harus warga Kota Madiun,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPJS Cabang Kota Madiun Tarmuji mengatakan hal yang sama.
Pihaknya juga tak ingin ada masalah mengenai peserta BPJS, baik dari administrasi dan lainnya.

“Terdapat beberapa fokus yang menjadi perhatian, diantaranya mengimbau tiap RS untuk menyediakan informasi terkait ketersediaan kamar rawat inap atau ICU,” ucapnya.

Selain itu, Tarmuji mengatakan, fokus lainnya terkait antrian. Pihaknya berharap, setelah melakukan pemeriksaan di Faskes 1, pasien bisa dirujuk langsung ke poli mana. Hal tersebut agar antrian tidak mengular.

Baca Juga  Ini Jalur Karnaval Jombang 2017

“Sistemnya untuk antrian sudah ada, bentuknya online. Harapannya agar seluruh pelayanan BPJS bisa optimal dan tidak ada masalah kedepannya,” tandasnya.


Editor: Hafid