oleh

BPBD Ngawi Droping Bantuan Air Bersih Program Gubernur Jatim

NGAWI (Jurnaljatim.com) – Musim Kemarau mulai dirasakan oleh warga KabupatenNgawi dengan kurangnya ketersediaan air bersih seperti yang terjadi di Dusun Pelanggarem, Desa Pelang lor, Kecamatan Kedunggalar, Jawa Timur.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, pada musim kemarau tahun 2019 inj, terdata 45 desa di Kabupaten Ngawi masuk dalam kategori rawan bencana kekeringan.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi, Alfian Wihaji Yodono mengatakan, dirinya langsung bergerak cepat adanya kondisi kekeringan dengan mengirim bantuan air bersih untuk warga yang membutuhkan. Seperti terlihat pendistribusian air bersih untuk warga Dusun Pelanggarem Desa Pelang lor Kecamatan Kedunggalar, Jawa Timur, (19/07/2019).

“Masyarakat di Dusun Pelanggarem sudah mulai kesusahan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur warga sudah mulai habis airnya,”ucap pria yang akrab disapa Yoyok.

Ia menambahkan bantuan air bersih itu dari Gubernur Jawa Timur dari program untuk bencana kekeringan Kabupaten Ngawi tahun 2019. “Bantuan diterima langsung oleh warga setempat,”ujarnya.

Kamto, salah satu masyarakat Dusun Pelanggarem, yang mendapatkan bantuan air bersih menyampaikan, terimakasih atas bantuan air bersih dari Ibu Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

“Bantuan air bersih sangat sangat ditunggu karena sumur sudah mulai mengkering dan kita harus menjadi keluar dusun pelanggaram bila membutuhkan air bersih khususnya untuk keperluan memasak dan air untuk minum sehari-hari,” pungkasnya.


Editor: Hafid