oleh

Khofifah: Alumnus CAI 2019 LDII Jadi Bagian Perekat Persatuan

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir memberikan sambutan sekaligus penutupan acara Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (CAI) 2019 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) ke 40 di Bumi Perkemahan Kosambi Wojo, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Kamis (4/7/2019).

Dihadapan sekitar 2000 orang peserta, orang nomor satu dj Jawa Timur itu menekankan rajutan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Untuk membangun bangsa dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga,” kata Khofifah dalam pidato penutupan Permata CAI 2019 yang mengutip dari semangat LDII dalam konsep keutuhan bangsa.

Khofifah menerangkan, banyak sekali sinergitas yang bisa diraih oleh Pemprov Jatim. Karena peserta berasal dari beberapa daerah bahkan dari luar negeri, jejaringnya luar biasa. Para peserta bisa saling menguatkan untuk mentransformasi pengalaman.

Selanjutnya, terang Khofifah, pekerjaan rumah bersama adalah persatuan dan persaudaraan kuat. Adapun beda pendapat pada momen Demokrasi Pemilu 2019, untuk segera bisa direkatkan.

“Persatuan menjadi bagian penting dari seluruh elemen strategis di negeri ini, dan salah satunya melalui LDII,” urainya.

Persatuan harus di introduser oleh tokoh informal leader sekaligus religius leader seperti sosok KH Abdul Azis. Mengintroduksi kemandirian, mengintroduksi enterprenership, mengintroduksi nilai-nilai anti Narkoba, semua itu luar biasa. Ingat Jatim korban penyalahgunaan Narkoba terbesar di Indonesia.

“Jika para alumnus Permata CAI bisa jadi speaker Say No Drugs, maka akan menjadi bagian pencegahan sangat efektif,” papar Gubernur.

Sangat banyak nilai tambah dari elemen muda yang strategis dalam pertemuan tersebut. Apalagi acara Permata CAI kontinue, kali ini yang ke 40. Gubernur memastikan masing-masing alumni Permata CAI dari ke 1 sampai 39 sudah menjadi energi positif.

“Output dari CAI ke 40 bisa menjadi bagian perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” terangnya.

Baca Juga  Terkena OTT KPK, Romahurmuziy: Saya Merasa Dijebak

Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab turut mengamini semangat persatuan tersebut. Untuk itu pihaknya mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan LDII di wilayah Jombang.

“Bentuk dukungan, pengamanan dan pelaksanaan dari perangkat setempat,” ungkapnya.

Ketua panitia Permata CAI 2019, Didik Tondo Susilo, mengatakan ketahanan suatu bangsa bisa diawali dengan ketahanan keluarga. Kekuatan bangsa harus diawali dari ikatan lahir bathin sebuah keluarga kecil.

“Akan tercipta kesejahteraan kecil tapi merata,” kata Didik.

Jika keluarga bagus, kata Didik, maka secara makro juga akan memenuhi standart mengurangi kemiskinan. Jika kemiskinan bisa diperangi maka ketahanan bangsa Indonesia lebih bagus lagi.

Pihaknya juga berupaya mensinkronkan dengan program kerja Pemprov. Bersinergi dalam menghasilkan lulusan pesantren yang tidak hanya duduk di meja tapi menjadi lebih maju. Baik pembinaan karakter, enterprenuership, anti narkoba, dan paling utama merajut silahturahmi.

Acara sendiri selain dihadiri Gubernur Jatim, Bupati Jombang, turut hadir juga sejumlah Kepala Dinas Provinsi dan Kabupaten, Wakapolres Jombang, dan perwakilan dari TNI. Usai acara penutupan seluruh peserta bergegas kembali ke daerah masing-masing setelag mengikuti pembinaan dan penggemblengan selama 4 hari.


Editor: Hafid