oleh

Polisi Dalami Motif Penusukan Napi Lapas Porong Sidoarjo

SIDOARJO, Jurnaljatim.com – Kasus penusukan yang menimpa seorang narapidana bernama Kukuh Patal Unang, hingga saat ini masih dalam penyelidikan Polsek Porong Polresta Sidoarjo. Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi termasuk korban penusukan yang saat ini tengah menjalani perawatan.

Korban penusukan tersebut, diketahui bernama Kukuh Patal Unang (30), yang mengalami luka parah di bagian matanya.

“Korban sudah menjalani operasi, dan sekarang masih di rumah sakit,” kata Kapolsek Porong Kompol Wagiyo, Kamis (18/7/2019).

Menurut informasi, pria asal Kelurahan Adukeras, Kecamatan Juana Pati, Provinsi Jawa Tengah itu, diduga tertusuk pisau belati yang dilakukan oleh Nur Gisan (40) warga desa Sumberputih Wajak Malang, rekan sesama napi di Lapas Kelas 1 Porong. Akibat tusukan itu, korban mengalami luka parah di bagian matanya.

“Kasus ini, masih kami dalami. Kami juga menyita sebuah pisau belati, yang pasangannya terbuat dari kayu berukuran sekitar 20 cm,” ungkapnya.

Sedangkan motifnya, ucap Wagiyo, pihaknya masih belum bisa mengutarakan secara gamblang. Saat ini, pihaknya masih berupaya untuk memeriksa semua pihak, yang mengetahui peristiwa tersebut.

Diketahui, peristiwa yang menimpa korban terpidana 10 tahun penjara kasus narkoba itu, terjadi pada hari Senin (15/7) kemarin lusa, di blok A Wing 4 nomor 9 Lapas Porong sekitar pukul 05.00 WIB.

Waktu itu, korban Kukuh sedang tidur dan tiba-tiba terbangun, saat dirinya merasakan sakit pada mata bagian sebelah kiri yang mengeluarkan banyak darah.

Sambil merasakan sakit dan berteriak, korban sempat melihat terduga pelaku Nur Gisan, terdakwa 7,5 tahun penjara kasus narkoba, sedang menggenggam sebilah pisau yang ada bercak darah.

Mendengar teriakan korban, rekan sesama sel terbangun dan berusaha menolong korban. Melihat korban di tolong, pelaku merasa emosi.

Baca Juga  Kencan di Alun-alun Jombang, Dedik Ditangkap Polisi

Pelaku juga berusaha menikam, rekan napi yang menolong korban. Beruntung, berhasil di cegah, dan kemudian memanggil petugas Lapas untuk diamankan.


Editor: Azriel