oleh

Polres Jombang ‘Pilot Project’ Penanganan Perkara Sistem Online

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Dari 39 Polres jajaran Polda Jawa timur, saat ini yang sudah menerapkan pelaporan dengan menggunakan Sistem Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) baru 18 Polres. Diantaranya adalah Polres Jombang.

AKBP Samsul Makali, Kabagbinops Ditresnarkoba Polda Jatim, mengungkapkan, Polres Jombang menjadi salah pilot project dalam penerapan pelaporan dengan menggunakan SPPTI.

“(Sistem) Ini mulainya sejak tahun 2018, tapi Jombang sekarang ini masuk pilot project (Proyek percontohan), termasuk beberapa Polres lainnya,”kata AKBP Samsul Makali kepada Jurnaljatim.com usai asistensi program SPPTI bersama Kasat Resnarkoba AKP Moch Mukid SH bersama dan anggotanya di Mapolres Jombang, Kamis (18/7/2019) sore.

AKBP Samsul Makali menerangkan, program SPPTI tersebut dapat diakses secara terpadu di tujuh lembaga/instansi kementerian. Diantaranya, Kepolisian, Kejaksaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Mahkamah Agung dan lainnya.

“Seluruh kegiatan dari penyidikan sampai dengan selesai, sampai dengan pemberkasan sampai dengan penyerahan tersangka barang bukti di kejaksaan, ini bisa diakses secara terpadu. Dari satuan bawah sampai tingkat atas juga sampai dengan kementerian lembaga,” ujarnya didampingi AKP Moch Mukid.

Menurut AKBP Samsul Makali, program SPPTI yang sudah berjalan di Polres Jombang tersebut saat ini tinggal mengembangkan. Program SPPTI itu, kata Samsul Makali, dibuat untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Tujuannya ya untuk mempercepat informasi terkait dengan penyidikan, dan untuk meningkatkan pelayanan publik,” tandasnya.

Dirinya juga berpesan agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas-tugas. “Kami juga memberikan apresiasi kepada Kasat Narkoba yang telah berinovasi menciptakan karya lagu tanpa mengurangi semangat pekerjaan,” tandasnya.

Terpisah, AKP Moch Mukid menyampaikan, dirinya bersama anggota akan terus bersemangat dalam menjalankan tugas-tugasnya. Selama ini, dalam pelaporan menggunakan program SPPTI telah berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala.

Baca Juga  Terungkap Ibu Bayi Yang Ditemukan di Rumah Warga Wonoayu

“Selama ini kami dalam pelaporan memang menggunakan SPPTI, ini bukti transparansi dan terbuka. Itu adalah bagian dari peningkatan pelayanan publik. Kami akan terus bersemangat dan meningkatkan kinerja lebih baik,” ujar mantan Kasat Resnarkoba Polres Ngawi ini.


Editor: Hafid