oleh

Ibu Panen Kacang, Balita di Kediri Tewas di Saluran Irigasi Sawah

KEDIRI (Jurnaljatim.com) – Kejadian ini patut untuk dijadikan pelajaran bagi orang tua, khususnya para ibu rumah tangga, agar selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain. Jika teledor, maka bisa mengakibatkan petaka bagi anak tersebut.

Seperti kejadian nahas yang dialami oleh Juan Adi Candra, balita berusia 2 tahun anak dari Lailatul Fitriah (35) warga Desa Kreceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Juan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di saluran irigasi desa setempat pada Minggu (4/8/2019).

Saat itu, Lailatul Fitriah mengajak anaknya Juan ke sawah untuk memetik kacang. Pasalnya, saat itu tidak ada yang momong anaknya. Setelah berada di sawah, ibunya memanen kacang, sedangkan Juan bermain tidak jauh dari ibunya. Setelah selesai memetik kacang, Lailatul mencari anaknya, karena tidak terlihat di sekitar sawah.

Ia pun panik dan berusaha mencarinya, namun tidak ketemu. Selanjutnya, dilakuka pencarian bersama warga lainnya, hingga korban ditemukan di saluran air irigasi swah, Desa Keling, Kecamatan Kepung, yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari korban bermain.

Begitu anaknya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal, ibu korban sontak menangis histeris. Seakan tak percaya anaknya dalam keadaa tidak bernyawa. Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke Polsek Kepung, Polres Kediri.

“Dalam pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tandas bekas penganiayaan,” kata Kasi humas Polsek Kepung, Aiptu Sugianto.

Jenasah balita tersebut, selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk divisum luar. Keluarga korban menolak untuk dilakuka otopsi dan menerima kematian Juan sebagai musibah.

“Dugaannya, korban terpeleset di aliran irigasi tersebut dan tidak bisa berenang. Kemudian korban hanyut dan akhirnya meninggal dunia. Korban selanjutnya di makamkan oleh keluarganya,” pungkasnya.


Editor: Azriel