oleh

Diserang Hama Tikus, Petani di Jombang Panen Jagung Lebih Awal

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Sejumlah petani di Jombang terpaksa memanen tanaman jagung miliknya lebih awal. Panen jagung lebih awal tersebut, terpaksa dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Pasalnya, tanaman jagungnya di sawah diserang hama tikus.

Misnan (54) petani Jagung di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang, mengaku, tanaman jagung miliknya terancam gagal panen karena digerogoti hama tikus. Ia sudah tidak bisa berbuat banyak, kecuali memanen jagung lebih awal.

“Terpaksa panen lebih awal dan akan dijual untuk pakan ternak. Biar kerugian tidak bertambah banyak,” kata Misnan, Sabtu (12/10/2019).

Jika tidak di panen lebih awal, kata dia, dipastikan akan habis dimakan hama tikus. Sebab, perkembangbiakan hama tikus semakin meningkat. Hingga Saat ini, kerugian yang dialaminya sekitar Rp 4 juta lebih.

“Harusnya jagung ini baru di panen 20 hari lagi. Tapi kalau dibiarkan, ya pasti habis dimakan tikus,” ujarnya.

Petani lainnya, Zainul Arifin menambahkan, Tanaman jagung seluas satu hektar miliknya hampir semua di makan hama tikus. Tanaman itu, sudah berumur dua bulan lebih.

“Tanaman Jagung ini sudah siap panen dan usianya sudah dua bulan lebih. Tapi, gagal panen karena buah tongkolnya dimakan dan digerogoti tikus,” ujarnya.

Menurut dia, serangan hama tikus, terjadi mulai awal tanam hingga proses pembuahan. Tikus menyerang mulai dari batang jagung hingga buah yang siap panen. Dari lahan seluas 54 hektar, yang sudah diserang hama tikus seluas 35 hektar.

“Kalau waktu tanam yang diserang batangnya, sedangkan saat sudah muncul buah kayak gini, tikus menyerang lebih dari setengah buah jagung,” ujarnya.

Akibat serangan hama tikus tersebut, ia mengalami kerugiannya hingga puluhan juta rupiah. “Ya ruginya banyak. Kalau hasil maksimal untuk lahan satu hektar bisa mencapai Rp 35 juta. Sekarang hanya dapat Rp 15 juta,” ujarnya dia.

Baca Juga  Avanza Berpenumpang Satu Keluarga "Nyemplung" Sungai di Tembelang Jombang

Editor: Hafid