oleh

Hasto Pilih Konsen di Partai Daripada Jadi Menteri

SURABAYA (Jurnaljatim.com) – Presiden Joko Widodo melalui akun twitternya @jokowi yang diunggah pada Kamis (17/10/2019), menyebutkan jika ia akan mengumumkan (susunan kabinet) segera setelah pelantikan Presiden pada 20 Oktober atau pada hari yang sama.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memastikan, dirinya tidak akan duduk di kursi menteri meski ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo. Hasto menegaskan lebih memilih untuk mengabdikan diri ke partai yang digawangi oleh Megawati Soekarno Putri.

“Saya sudah izin kepada Ketua Umum bu Mega untuk totalitas di partai saja,” ujar Hasto saat berkunjung ke Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa timur, Jumat (18/10/2019).

Ia menambahkan, untuk saat ini passion-nya adalah mengajar di partai. Menurutnya, bertugas di partai dianggap sebagai posisi yang terhormat, karena mengorganisir rakyat.

Lalu, bagaimana jika nantinya ia tetap ditunjuk oleh presiden untuk menduduki salah satu kursi menteri pada kabinet selanjutnya? Hasto mengatakan, jika presiden pasti tidak akan asal tunjuk. Namun, jika presiden tetap ‘ngotot’, maka ia pun akan meminta izin untuk tetap di partai.

“Ketika ada pilihan saya memilih Sekjen di partai. Saya sudah ijin ke ibu Megawati untuk jadi sekjen di periode kedua. Presiden gak asal tunjuk harus berdialog dulu dengan ketua. Karena sudah disampaikan ke publik gak mungkin presiden nunjuk. Kalau tetap di tunjuk ya saya mohon izin untuk tetap di partai,” tegasnya.(Yhn)


Editor: Z. Arifin