oleh

Pengendara Motor Sypra Fit Tabrak Dump Truk Parkir di Nganjuk

NGANJUK (Jurnaljatim.com) – Pengendara sepeda motor harus berhati-hati saat berkendara di malam hari. Sebuah kendaraan sepeda motor Honda Supra dengan nopol AG 2407 YA yang di kendarai oleh Solekan (35) warga Dusun Kalangan, Desa Mojoseto, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk’ menabrak dari belakang sebuah kendaraan Dump Truck nopol L-8119-UF.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian pada Rabu (23/10/2019) sekitar jam 21.30 wib di jalan Raya Nganjuk-Surabaya tepatnya di Dusun Ngrajek, Desa Sambirejo, Kecamatan Tangunganom, mengakibatkan pengendara luka-luka memar di kepala, tangan serta kaki lecet.

“Korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan kondisi luka berat,” terang Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta kepada Jurnaljatim.com pada Kamis (24/10/2019).

Menurut Hegy untuk korban langsung di lakukan evakuasi perawatan dengan membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk sedangkan untuk Dump truk masih dalam penyelidikan karena saat kejadian pengemudi sedang tidak ada di lokasi.

“Korban langsung di berikan pertolongan sedangkan pengemudi dump truk masih dalam penyelidikan identitasnya, “Kata Hegy Renanta.

Dari data yang di himpun jurnaljatim.com’ laka lantas berawal dari kendaraan sepeda motor yang dikendarai Solekan berjalan dengan kecepatan sedang dari arah arat ke timur.

Sampai di TKP kondisi jalan gelap kurang lampu penerangan dan saat itu korban kurang berhati-hati akhirnya kecelakaan pun tak dapat di hindari.

Saat berada di TKP korban tidak mengetahui kalau di depannya ada Dump truk yang sedang mogok parkir di bahu jalan dan sudah menyalakan lampu tanda bahaya serta sudah memasang trafic Cone di belakang dump truck tersebut, karena jarak yang terlalu dekat korban tidak sempat lagi untuk menghindar.

Sementara itu dari olah yang di lakukan Polisi, di ketahui penyebab kecelakaan dari faktor manusia yang kurang berhati-hati saat berkendara dan kurang bisa menjaga jarak yang aman dengan kendaraan yang ada di depannya. Sedangkan untuk kerugian materi di perkirakan mencapai Rp 2 juta.


Editor: Hafid