oleh

Polres Jombang Ajak Guru Bimbingan Konseling Perangi Narkoba

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Salah satu upaya pencegahan narkotika di lingkungan sekolah adalah dengan peningkatan pemahaman guru Bimbingan Konseling (BK) terhadap peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut. Guru juga harus mengawasi anak didiknya saat berada di sekolah dan keluarganya di rumah.

Hal itu disampaikan KBO Satresnarkoba Polres Jombang, Iptu Pranan Edi kepada ratusan Guru BK dalam kegiatan penyuluhan tentang kenakalan remaja dan penyalahgunaan Narkoba dalam rangka pelatihan peningkatan Kompetensi Guru BK SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Jombang, Rabu (23/10/2019).

“Kegiatan ini memberikan pemahaman terhadap narkotika, karena varian-varian narkoba itu banyak dan berubah, sehingga varian baru, dan modus baru ini perlu diketahui oleh guru BK,” kata Iptu Pranan.

Pranan mengajak kepada para Guru BK untuk memerangi peredaran Narkoba yang sudah merambah di wilayah hukum Kabupaten Jombang. Pranan mengaku prihatin, dikarenakan yang terlibat narkoba ada yang masih dibawah umur atau pelajar yang kebanyakan masih usia produktif.

“Dan yang terpenting adalah jangan pernah ingin tahu dan coba-coba terhadap Narkoba,” kata Pranan dihadapan 120 guru BK.

Terpisah, Kasat Reserse Narkoba, AKP Moch Mukid, menambahkan, semua masyarakat diharapakan untuk turut aktif terlibat dalam mencegah peredaran gelap Narkotika. Kepada para Guru BK, Mukid mengimbau kepada untuk tidak malas mengakses informasi dan teknologi agar dapat memiliki kemampuan deteksi dini terhadap perkembangan yang ada di sekolahnya. Sebab, keberadaan guru BK menjadi posisi strategis dalam pendekatan dengan para siswa.

“Mereka menjadi guru anak-anak semua, beda dengan guru mata pelajaran. Guru BK posisinya sangat strategis dan bersentuhan langsung dengan anak didiknya di sekolah,” ujar AKP Mukid kepada Jurnaljatim.com di ruang kerjanya.

Mukid mengajak semua untuk untuk hidup sehat dan nyaman tanpa Narkoba. Sebab, Narkoba itu merusak otak dan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Ia menegaskan, akan menindak tegas para pelaku penyalahgunaan Narkotika di Jombang.

“Mari hidup sehat tanpa Narkoba. Sebab, Narkoba akan mengantarkan orang ke tiga tempat, yakni Penjara, Rumah sakit dan Kuburan. Sekali lagi, mari bersama-sama memerangi dam menjauhi Narkoba,” pungkas Mukid.


Editor: Hafid