oleh

Tabrakan Motor Vs Truk Varia Usaha di Rengel Tuban, Budi Santoso Tewas

TUBAN (Jurnaljatim.com) – Budi Santoso (41), warga Kelurahan Doromukti, Kecamatan Kota Tuban tewas seketika usai kendaraan yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan truk tronton varia usaha di jalan Rengel-Bojonegoro tepatnya di Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jatim, Senin (14/10/2019).

Budi Santoso mengalami luka serius dibagian tubuhnya hingga akhirnya nyawanya tak bisa di selamatkan. Laka lantas tersebut, kemudian dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Tuban.

“Satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut,” ungkap Iptu Khoirul Ahmad Kanit Laka.

Khoirul menjelaskan, korban mengendarai sepeda motor Revo bernopol S 3603 HS berjalan dari timur ke barat sambil memboncengkan Sri Wulandari. Ketika sampai dilokasi kejadian, motor korban berusaha mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.

Saat mendahului, motor korban masuk ke jalur kanan. Pada saat bersama itu muncul truk tronton varia usaha yang berjalan dari arah berlawanan bernopol S – 9482 -UH yang dikemudikan Moch Didik Irawan (31), warga Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

“Motor korban gerak ke kanan dan masuk lajur kanan,” jelas mantan Kanitdikyasa Satlantas Polres Tuban itu.

Karena jarak sudah dekat, motor korban tidak bisa menghindar hingga akhirnya terjadi tabrakan kedua kendaraan tersebut.

Korban terpental dan mengalami luka serius sampai menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Serta motornya ringsek tak berbentuk, dan pembonceng mengalami luka serius yang dilarikan ke rumah sakit Surabaya.

“Pembonceng motor mengalami luka-luka, dan di rawat di RS Dr. Soetomo Surabaya,” kata Iptu Khoirul panggilan akrabnya.

Selanjutnya, anggota Satlantas Polres Tuban melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna proses penyelidikan lebih lanjut. Serta mengamankan barang bukti dalam kejadian tersebut.

Baca Juga  Satpol PP Hancurkan Jembatan Penghubung Jombang-Kediri

“Kerugian materi dalam kejadian itu diperkirakan Rp 2 juta,” pungkasnya.


Editor: Hafid