oleh

Tanpa Sebab, Pedagang Buah Dikeroyok Warga Sepande Sidoarjo

SIDOARJO, (Jurnaljatim.com) – Tamsir (47) seorang pedagang buah yang biasa berjualan di sekitar bundaran Perumahan Gading Fajar desa Sepande, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, telah menjadi korban pengeroyokan orang tidak dikenal.

Akibat pengeroyokan itu, warga asal Bangkalan Pulau Madura, yang tinggal di Perum Gading Fajar ll/B12, desa Sepande, mengalami luka lebam di sekitar wajahnya.

Terjadinya pengeroyokan bermula adanya dua orang yang tidak dikenal meminta buah ke korban. Namun, saat diambilkan, orang tersebut pergi ke lapak lainnya. Setelah itu, tiba-tiba dua orang tersebut datang lagi dan membawa beberapa orang lainnya. Tanpa alasan yang pasti, langsung memukul korban dan menghancurkan dagangannya.

Kepala desa Sepande, Hadi Santoso membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Kata dia, antara korban dengan para pelaku pengeroyokan, sama-sama warga desa Sepande.

“Ya benar mas, mereka itu warga desa Sepande. Korban, kontrak rumah sekitar 10 tahun,” katanya kepada Jurnaljatim.com melalui telepon WhatsApp, Senin (28/10/2019).

Menurutnya, kejadian tersebut hanya karena salah paham. Pihaknya, juga berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, secara kekeluargaan.

“Kami mediasi. Sehingga, tidak sampai ke ranah hukum,” terangnya.

Terpisah, Kapolsek Candi Kompol Fatahul Azmi, ketika dihubungi menuturkan, korban belum bisa hadir, dikarenakan kondisinya masih sakit akibat luka di bibirnya.

“Bersama petugas Polsek Candi, Kepala Desa juga ke rumah korban. Kami minta, tunggu hasil selanjutnya,” jelasnya.


Editor: Azriel