oleh

Temuan Mayat di Jombang, Polisi: Korban Sebelumnya Cekcok di SMS

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang masih menyelidiki dan mendalami temuan mayat wanita bersimbah darah yang tergeletak di tepi Jalan Raya Basuki Rahmad, tepatnya di Dusun Karang Kletak, Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Dalam penyelidikan tersebut, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, membawa jenasah korban ke RSUD Jombang untuk diotopsi.

“Saat ini, sudah ada tiga orang saksi yang kita mintai keterangan atas peristiwa tersebut,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu kepada Jurnaljatim.com, Selasa (29/10).

Dari penyelidikan, sebelum ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, korban sempat bertengkar atau cekcok melalui pesan singkat SMS dengan seorang pria yang diduga kekasihnya. Hal itu diketahui dari isi pesan singkat di ponsel korban yang saat ini telah diamankan oleh polisi.

“Dia (korban) punya kekasih, dan cekcoknya itu melalui SMS dan kita udah kroscek ke si lakinya. Lakinya ga tau ada kejadian seperti tadi bahwa korban ini meningggal. Nah HP nya si laki itu juga udah mati lama sekitar udah 20 jam yang lalu,” kata AKP Azi dihubungi melalui ponselnya.

Dari informasi yang didapat, korban bernama Sri Witnowati (44) asal Dusun Tejo Utara, RT 01 RW 03, Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa timur. Sri merupakan istri sah Mochamad Rodi (46) yang tewas meninggalkan dua putrinya.

“Karena tidak ada identitasnya, berdasarkan KK dan sidik jari, korban warga Mojoagung Jombang,” pungkas Azi.

Seperti diketahui, warga Jombang digegerkan dengan temuan mayat wanita tergeletak di tepi jalan raya pada Selasa pagi. Korban masih memakai pakaian lengkap. Yaitu celana jeans biru tua, kaus dalam merah, jaket jumper warna biru, serta jilbab merah muda atau pink.

Saat diperiksa oleh petugas, terdapat luka di kepala bagian belakang. Tidak ditemukan identitas korban. Di sekitar lokasi, ditemukan sepasang sandal jepit perempuan warna hitam ponsel dan sepeda angin atau sepeda pancal milik korban.


Editor: Hafid