oleh

Bantuan Mengalir ke Edi Susanto, Penderita Lumpuh Asal Jombang

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Kisah Edi Susanto (25) penderita lumpuh yang lumpuh sejak umur 2 tahun benar-benar mengharukan. Bantuan anak pasangan dari Ngarman dan Suarmi yang tinggal di Dusun Grigi, Desa Katemas, Kecamatan Kudu, Jombang terus berdatangan.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid kembali memberikan bantuan bersama dengan Kantor Pos dan BRI Cabang Jombang. Bantuan berupa uang dan sembako, diserahkan langsung kepada keluarga Edi yang tinggal kawasan hutan.

Bibir Edi terlihat senyum bahagia, saat melihat rombongan Satresnarkoba bersama Kantor Pos dan BRI Jombang tiba di rumahnya. Edi duduk di lantai tanah beralas tikar dengan didampingi kedua orang tuanya. Tak ada sepatah kata terucap dari Edi, sebab ia tidak bisa berbicara.

Usai menyerahkan bantuan, Kepala BRI Cabang Jombang, Nurohmi Handayani mengungkapkan, bantuan sosial tersebut merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun Bank BRI yang ke 124. Bantuan itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga yang membutuhkan.

“Sebagai bentuk kepedulian sesama, kami memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai,” kata Nurohmi.

Menurut dia, kondisi Edi dan keluarganya sangat layak untuk mendapatkan bantuan. Edi tidak bisa berjalan karena menderita polio dan tidak bisa berbicara.

Senada disampaikan Heri Budiono, Kepala Kantor Pos Jombang. Dirinya mengaku terenyuh setelah melihat secara langsung kondisi Edi yang telah divonis dokter mengalami pengeroposan tulang dan lumpuh sejak usia dua tahun.

“Semoga, bantuan ini dapat membantu meringankan Edi dan keluarganya. Bantuan ini sekaligus dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun kantor pos yang ke 74,” ujar Heri.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid, menambahkan, selain memberikan bantuan Sembako dan uang, kedatangannya bersama Bank BRI dan Kantor Pos untuk memberikan motivasi dan semangat kepada Edi dan kedua orang tuanya. Mukid juga mendoakan Edi selalu diberikan kesehatan.

“Kami terus memberikan support (semangat) kepada Adi dan kedua orang tuanyan, agar tabah dan ikhlas mengahadapi cobaan dari Allah SWT. Dibalik itu semua, ada hikmahnya,” kata Mukid usai menyerahkan bantuan.

Sementara Itu, Suarmi, Ibu dari Edi, menyampaikan terima kasih atas kepedulian bantuan yang diberikan kepadanya. Dirinya tidak bisa membalas atas kebaikan tersebut, dan semoga Allah SWT yang membalasnya.

“Setelah dikunjungi Pak Kasat Narkoba beberapa hari lalu, sekarang bantuan banyak yang datang. Kami berterima kasih kepada semuanya,” terang Suarmi, sembari mengusap air matanya saat ditemui di rumahnya, Rabu (13/11/2019).

Kursi roda bantuan yang diberikan oleh AKP Mukid saat itu, diakui sangat membantu Edi. Sebab selama ini Edi tak pernah keluar rumah karena kondisinya lumpuh. Kalaupun keluar rumah, Edi harus digendong oleh ibunya.

“Setelah kemarin dapat kursi roda, anak saya tersenyum dan senang. Jadi, saya juga tidak repot menggendongnya,” kata Suarmi.

Ia menambahkan, keseharian Edi yang lahir pada 1994 silam, hanya duduk melihat TV kecil di dalam rumahnya yang beralas tikar lantai tanah. Sesekali Edi, mendengar radio musik tembang jawa untuk pengantar tidurnya.

“Ya setiap hari melihat TV dan harus ditemani. Tidak bisa bicara, kalau pingin apa-apa, menggunakan bahasa Isyarat dengan tangan,” tandas Suarmi didampingi suaminya Ngarman.


Editor: Hafid