oleh

KAI Usut Penyebab Anjloknya Dua Gerbong KA Wijayakusuma di Magetan

MAGETAN (Jurnaljatim.com) – PT KAI (Persero) masih melakukan penyelidikan peristiwa anjloknya Kereta Api Wijayakusuma di Magetan. Hal itu disampaikan Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko pada Rabu (6/11/2019).

“Penyebabnya masih dalam penyelidikan dan pengusutan,” kata Ixfan.

Menurut Ixfan, dua gerbong kereta Api Wijayakusuma nomor K3 01756 anjlok sebanyak 2as (4 roda) rangakaian ke 3 dan Mp3 01402 anjlok sebanyak 4as (8 roda) rangkaian ke 4. Anjloknya KA jurusan Surabaya Gubeng-Cilacap terjadi di emplasemen Stasiun Barat, Kabupaten Magetan.

“Ya, dia gerbong yang anjlok. Yakni gerbong rangkaian ke 3 dan ke 4,” ujar Ixfan dikonfirmasi Jurnaljatim.com.

Akibat anjloknya KA Wijayakusuma, Lima kereta api (KA) yang melewati stasiun Madiun mengalami keterlambatan. Yakni KA Matarmaja, Mutiara Selatan, Majapahit, Malioboro Express dan Gayabaru. Keterlambatan hingga satu setengah jam.

Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan, KA Matarmaja terlambat 77 menit, Mutiara Selatan 107 menit, Majapahit 56 menit, Malioboro Express 58 menit dan Gaya Baru terlambat selama 84 menit.

“Kami dari Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya atas kejadian tersebut sehingga perjalanan menjadi tidak nyaman dan terganggu ,” kata Ixfan, Rabu (6/11/2019) pagi.

Ixfan mengungkapkan, usai mendapatkan laporan anjloknya JA Wijayakusuma, tim Daop 7 turun ke lokasi melakukan penanganan dan evakuasi. Para penumpang dievakuasi untuk melanjutkan sampai ke tujuan menggunakan bus. Ixfan menyatakan, semua penumpang yang berada dalam kereta dipastikan aman.

“Penumpang diberikan service recovery berupa makanan ringan, serta layanan pembatalan tiket bagi penumpang yang tidak melanjutkan perjalanan,” ujarnya.


Editor: Hafid