oleh

Ratusan Pendekar di Jombang Sepakat Tolak Narkoba

JOMBANG (Jurnaljatim.com)Ratusan pendekar anggota PSHT atau Persaudaraan Setia Hati Terate Kabupaten Jombang mengikuti sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba oleh BNNK Mojokerto dan Polres Jombang, Selasa (12/11/2019).

Dalam sosialisasi itu, mereka menyatakan kompak sepakat menolak adanya penyalahgunaan Narkoba dan akan membantu aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap Narkotika. Sebagai bentuk dukungan pemberantasan Narkoba, para anggota PSHT Jombang juga siap untuk di tes urine.

“Narkoba No, Prestasi Yes,” ucap para pesilat dengan kompak ditengah-tengah sosialisasi tersebut sebagai tanda sepakat menolak Narkoba.

Nanang Hidayatulloh, petugas dari BNNK Mojokerto yang hadir sebagai pemateri, menyampaikan tentang berbagai hal tentang Narkoba. Diantaranya, ciri-cirinya, Jenisnya, dan dampak dari konsumsi Narkoba.

“Dampak dari Narkoba menyerang otak dan tulang sumsum. Jadi, hindari Narkoba,” kata Nanang

FOTO: Anggota PSHT Jombang Nyatakan Tolak Narkoba. (Zainul Arifin/Jurnaljatim.com)

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Jombang, AKP Moch Mukid menyampaikan terkait tugasnya sebagai polisi untuk memberantas peredaran Narkoba. Mukid mengatakan, jika ada seorang yang mengetahui ada penyalahgunaan Narkoba tetapi diam dan tidak melapor, maka ancaman hukumannya adalah 1 tahun penjara.

“Jika mengetahui ada penyalahgunaan Narkoba, segera lapor kepada saya. 24 jam saya siap,” kata Mukid.

Dalam paparannya, Mukid juga menunjukkan beberapa contoh Narkoba. Diantarnya sabu-sabu, ganja dan Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) pil dobel L. Harapnnya, anak-anak yang mengetahui barang haram tersebut untuk menghindar agar tidak terjerumus didalamnya.

“Jangan sampai anggota PSHT Jombang terutama yang hadir disini tertangkap karena Narkoba,” pesan Mukid dalam acara bertajuk “Generasi Sehat Cerdas Waras- Eling Kabeh Sedulur”.

Kasat Resnarkoba juga berpesan kepada para pesilat sebagai Generasi penerus harapan bangsa supaya menghindari Narkoba. Jangan sampai sekali-kali mendekati barang terlarang tersebut.

“Saya berharap nanti sewaktu pengesahan warga bisa dilakukan tes urine jika ada yang kedapatan memakai akan diobati dengan kerjasama BNN,” tandas Mukid dalam acara yang dilaksanakan di Padepokan PSHT Jombang, di Dusun Parimono, Desa Plandi, Jombang.

Ketua PSHT Cabang Jombang Soeejono, mengatakan, menegaskan, jika ada murid terlibat Narkoba akan dicoret dari keanggotaan.

Diakhir acara, Kasat Resnarkoba AKP Mukid memberikan kaset DVD kepada Ketua Cabang PSHT Jombang Soerjono. Harapannya, kaset DVD yang berisi lagu tentang himbauan Narkoba dapat di sosialisasikan kepada anggota PSHT Jombang.


Editor: Azriel