oleh

AKP Mukid: Calon Pendaftar Polri Jika Terlibat Narkoba Akan Dicoret

JOMBANG (Jurnaljatim.com) – Calon pendaftar Polri harus bersih dari penyalahgunaan Narkotika. Karena, apabila setelah mendaftarkan diri baik ke Akpol, Bintara dan Tamtama lolos pendidikan tertapi terbukti terlibat peredaran Narkoba, maka akan langsung dicoret.

Hal itu disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid SH, kepada 160 orang calon pendaftar anggota Polri saat Bimbingan dan latihan (Binlat) di lapangan Mapolres Jombang, Rabu (4/12/2019) sore.

“Calon pendaftar polri, agar menjauhi Narkoba, baik koplo maupun sabu- sabu maupun jenis narkotika lainnya. Karena apabila setelah mendaftarkan diri, dan jika lolos pendidikan, tetapi terlibat narkoba, pasti dicoret dan pupus harapan kalian semua,” kata Moch Mukid.

Menurut dia, pengungkapan kasus peredaran Narkoba di Kabupaten Jombang saat ini masuk peringkat 5 di wilayah Jawa timur. Tentunya, menjadi keprihatinan bagi semua kalangan, sebab Jombang merupakan kota santri.

“Jombang adalah kota santri tapi jumlah tahanan Narkoba di Lapas Jombang menempati urutan ke 3 setelah Surabaya dan Sidoarjo. Ini menjadi keprihatinan kita semua,” terang Mukid.

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Ngawi ini juga berpesan, agar para calon pendaftar Polri tersebut untuk menjadi orang baik. Dia mengibaratkan saat ini untuk menjadi kepompong. Kalau kepompong banyak bergerak, nanti dipatok burung dan ayam.

Tapi kalau kepompong itu diam “berpuasa” nanti kalau sudah mekar jadi kupu-kupu bisa terbang kemana-mana dan akan menghisap madu ke bunga dan kemanapun disukai orang.

“Jadilah kepompong yang baik agar kemana-mana banyak yang menyukainya,” ujar perwira pertama Polres Jombang ini.

Mukid juga berpesan kepada semua calon pendaftar untuk tidak percaya kepada calo yang mengaku bisa memasukkan menjadi anggota Polri. Sebab, semua proses peneriamaan anggota Polri menggunakan sistem tes dan online.

“Pesan saya, jangan percaya pada calo dengan berdalih apapun. Penerimaan Polri bersih dan dilakukan secara online, transparan adn terbuka,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Sumda Polres Jombang, Kompol Sunardi mengatakan, selain menjauhi Narkoba, diharapkan tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dan jangan melakukan hal- hal yang negatif yang melanggar hukum,” ujarnya.


Editor: Hafid