oleh

10 Ribu Keping Blanko E-KTP di Sumenep Bukan Untuk Pengganti KTP Rusak

SUMENEP (Jurnaljatim.com)Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep yang sempat kehabisan blanko elektronik E-KTP, pada awal tahun 2020 ini mendapatkan tambahan jatah sebanyak 10 ribu keping blanko E-KTP dari Pemerintah Pusat.

Sebagaimana diketahui, sejak beberapa bulan terakhir tahun 2019 lalu, pemohon hanya menerima Suket (Surat Keterangan). Pasalnya, blanko e-KTP di Dispendukcapil Sumenep mengalami kekosongan.

“Pemohon yang mendapatkan suket sudah dapat cetak e-KTP, karena di bulan Januari 2020 ini Dispendukcapil Sumenep dapat tambahan 10 ribu keping blanko,” kata Kepala Dipendukcapil Kabupaten Sumenep, Syahwan Efendi, kepada Jurnaljatim.com, Jumat (24/1/2020).

Dijelaskan Syahwan Efendi, biasanya Dispendukcapil Sumenep biasa hanya memperoleh jatah sebanyak 500 keping setiap bulan. Tapi tahun ini ada peningkatan jatah tambahan 10 ribu keping blanko e-KTP.

“Tambahan 10 ribu blanko e-KTP ini akan direalisasikan bagi pemohon yang sudah memiliki Suket. Sementara 500 nya di prioritaskan untuk Pemohon e-KTP pemula dan siap cetak,” paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pemohon e-KTP pengganti akibat rusak atau hilang, belum ada. Sebab, pemerintah pusat tidak menghitung jatah blanko tersebut.

Namun pihaknya menyatakan, permasalahan terkait ketersediaan blanko e-KTP di Dispendukcapil Sumenep, yang sering mengalami kekosongan, supaya cepat terselesaikan telah mempertimbangkan dan mengkaji guna mengajukan anggaran di APBD Sumenep.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang masih belum melakukan perekaman e-KTP, agar melakukan perekaman. Termasuk juga yang belum mendapatkan cetak e-KTP segera dapat e-KTP.


Kontri: Khairullah Thofu

Editor: Azriel