oleh

Kabar Baik, Satu Pasien COVID-19 di Kota Madiun Dinyatakan Sembuh

MADIUN (Jurnaljatim.com) – Kabar gembira datang dari Kota Madiun. Satu orang pasien positif COVID-19 di Kota Madiun dinyatakan sembuh. Pasien warga Jalan Indragiri, Kelurahan Pandean tersebut sudah meninggalkan RSUP dr Soedono Madiun, Sabtu malam (23/5/2020). Kabar kesembuhan itu disampaikan Walikota Madiun Maidi saat konferensi pers di Halaman Balai Kota sekitar pukul 22.30.

‘’Alhamdulillah, berkat doa kita bersama, satu dari tiga pasien positif Covid-19 Kota Madiun, sudah dinyatakan sembuh malam ini,’’ kata Maidi.

Menurut Maidi, pasien positif dari klaster Temboro, Kabupaten Magetan tersebut dinyatakan negatif setelah tidak ditemukan lagi adanya virus corona (COVID-19) berdasarkan swab test terakhir. Pasien nomor 01 itu saat ini sudah berada di rumahnya di Jalan Indragiri.

Kendati begitu, yang bersangkutan tetap diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan. Pun, kondisi yang bersangkutan beserta keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal akan terus dipantau petugas setiap dua hari sekali. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dalam penanganan COVID-19 di Kota Madiun.

‘’Biarpun begitu tetap harus disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Tetap isolasi mandiri dan akan kita cek setiap dua hari sekali,’’ tegasnya.

Seperti diberitakan, warga Kelurahan Pandean tersebut dinyatakan positif Covid-19, Rabu (6/5/2020) lalu. Warga yang diketahui sebagai pedagang di Temboro itu sudah berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelumnya. Pun, dari hasil swab test pertama sempat dinyatakan negatif. Namun, hasil berbeda mengemuka setelah swab test kedua keluar. PDP tersebut dinyatakan positif.

Walikota Maidi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Kedisiplinan tersebut terbukti membuahkan hasil. Kota Madiun hanya memiliki tiga kasus positif COVID-19 sejauh ini dengan satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

‘’Jangan terlena. Tetap disiplin dalam mengikuti anjuran pemerintah. Kedisplinan masyarakat ini cukup berhasil dengan tidak adanya penularan di Kota Madiun. Tiga kasus yang ada karena memiliki riwayat perjalanan dari luar kota tetapi tidak sampai menularkan di Kota Madiun. Ini harus kita jaga agar COVID-19 ini segera berlalu dari Kota Madiun,’’ pinta walikota.


Editor: Azriel